Polda dalami jaringan narkoba di internal polisi

Jum'at, 20 September 2013 - 00:40 WIB
Polda dalami jaringan...
Polda dalami jaringan narkoba di internal polisi
A A A
Sindonews.com - Direktorat Narkoba Polda Sulselbar mendalami adanya dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu di internal kepolisian.

Dugaan tersebut dikuatkan dengan penangkapan tiga oknum anggota kepolisian dalam dua bulan terakhir, yang keterlibatannya disinyalir sebagai kurir dan pemasok serbuk terlarang.

Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Endi Sutendi yang dikonfirmasi mengatakan, dugaan tersebut tidak menutup kemungkinan terjadi. Hanya saja, lanjutnya, pihak penyidik Dit Narkoba Polda bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) terus mendalaminya.

"Itu bisa saja terjadi. Yang jelas, dugaan-dugaan itu masih ditelusuri penyidik," katanya kepada SINDO, Kamis (19/9/2013).

Diketahui, Bripka SR yang juga anggota Polres Sidrap diamankan di Sudiang, Biringkanaya, pada Selasa (17/9) lalu dengan kepemilikan sabu mencapai 30 gram.

Kemudian, pada 2 September 2013 lalu, Brigpol Anang yang tidak lain oknum anggota Direktorat Polair Polda Sulsel ditangkap di rumahnya di Blok E No 17 Aspol Batangkaluku, Kab Gowa, dengan barang bukti beberapa paket sabu.

Lalu pada 6 Mei lalu, Direktorat Narkoba Polda Sulselbar menangkap oknum anggota Polres Gowa berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) Rusli, setelah diduga terlibat peredaran narkoba jenis sabu di Kota Makassar.

Dari penggeledahan Bripka Rusli, diamankan barang bukti berupa alat isap sabu, puluhan plastik sisa serbuk haram, korek gas, pipet, serta sendok takar.

Endi menuturkan, apakah ada keterkaitan antara ketiga oknum polisi yang ditangkap atau tidak, pihaknya terus mendalami dan mengumpulkan alat bukti.

"Ada beberapa info yang tidak bisa kita sebar ke publik, jangan sampai itu mengganggu proses penyelidikan," kelitnya saat ditemui di Mapolrestabes Makassar.

Terpisah, Kepala Subdit II Ditres Narkoba Polda Sulselbar AKBP Baharuddin yang coba dikonfirmasi, enggan berspekulasi mengenai hal tersebut. Namun dia memastikan, barang bukti sabu sekira 30 gram dari penggeledahan Bripka SR, diduga kuat berasal dari Kab Sidrap.

Sehingga, Bripka SR kemungkinan besar merupakan salah satu kaki tangan dari jaringan narkotika yang ada di Sidrap. "Kami masih kejar terus yang ada di atasnya. Pengejaran kita fokuskan di Sidrap," beber Baharuddin.
(rsa)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
54 menit yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
1 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
1 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
1 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
2 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved