Mengaku teliti pasir, dua WN Cina dideportasi Imigrasi

Rabu, 18 September 2013 - 17:30 WIB
Mengaku teliti pasir,...
Mengaku teliti pasir, dua WN Cina dideportasi Imigrasi
A A A
Sindonews.com - Petugas Kantor Imigrasi Klas I Malang menangkap dua imigran gelap asal Cina di kawasan tambang pasir di Lumajang dan sudah dideportasi ke negaranya, Minggu lalu.

Kepala Kantor Imigrasi Klas I Malang, Ali Yamang Hasan, mengatakan, Kedua imigran gelap itu bekerja di tempat penambangan pasir di Lumajang dan mengaku bekerja sebagai peneliti pasir.

"Mereka tidak memiliki visa kerja, hanya visa kunjungan yang digunakan," kata Ali, Rabu (18/9/2013).

Identitas kedua imigran itu adalah Li Yu Biao (40) dan Zilong (31). Keduanya berasal dari Hainan, Cina. Keduanya bekerja di tambang pasir sejak Agustus lalu dan ditangkap Rabu lalu.

Selain itu, Kantor Imigrasi Klas I Malang Agustus lalu juga juga menangkap dua pekerja asing ilegal asal Cina di kawasan penambangan pasir Desa Pronojiwo, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Kedua warga Cina tersebut, yakni, Zeng Tu dan Lau Chun Lei.

Menurutnya, sepanjang Januari hingga Juli 2013 ini, sudah ada sebanyak 21 imigran ilegal yang dideportasi. Para imigran gelap itu kebanyakan berasal dari Cina dan Taiwan.
(rsa)
Berita Terkini
Bandar Narkoba yang...
Bandar Narkoba yang Bikin 3 Polisi Gugur di Katingan Ditangkap!
57 menit yang lalu
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
2 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
3 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
3 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
3 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved