Lahan kritis di Karawang 20 hektar lebih

Rabu, 18 September 2013 - 06:24 WIB
Lahan kritis di Karawang...
Lahan kritis di Karawang 20 hektar lebih
A A A
Sindonews.com - Luas lahan kritis di Kabupaten Karawang mencapai 20.842 hektar, luas tersebut terbagi dalam dua wilayah yaitu wilayah darat sekitar 14.338 hektar, dan pantai 6.504 hektar.

Menurut Roro Siti Warsiati Kabid Kehutanan Kabupaten Karawang, lahan kritis tersebut berada di beberapa titik kecamatan di kabupaten karawang seperti, teluk Jambe Barat dan timur, Tegalwaru, Pangkalan, Ciampel, Klari, serta daerah pesisir pantai Karawang yang membentang mulai dari Pantai Tempuran hingga Pedes.

Dikatakan, lahan kritis tersebut dapat berakibat pada gejala alam seperti banjir dan abrasi.

"Kalo kurangnya penghijauan maka penyerapan air juga kurang, akibatnya di daratan ketika hujan air akan turun dengan deras dan mengakibatkan banjir, sementara di pantai itu akan terjadi abrasi," ujarnya, Selasa (17/9/2013).

Mengingat hal tersebut pihaknya berupaya melakukan penghijauan dengan menanami pohon mangrove di sekitar bibir pantai, serta penanaman buah-buahan dan kayu di daratan.

"Setiap tahunnya Pemkab menganggarkan sekitar Rp.300 juta bagi penanaman tersebut," katanya.

Dengan begitu, lanjutnya, jika penghijauan telah dilakukan maka pohon-pohon tersebut dapat mengikat air hujan, dan menyimpannya untuk kandungan air dalam tanah.

"Sementara untuk pantai sendiri, maka pohon mangrove dapat menahan abrasi yang diakibatkan hantaman ombak dari pantai," katanya.

Pihaknya berharap, masyarakat dapat ikut serta menjaga alam lingkungannya dengan minimal menanam pohon satu orang satu.

Sementara itu Kadarisman Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan, perkebunan dan Peternakan (Distanhutbunak) mengatakan di wilayah pantai sekitar 5.300 yang perlu dihijaukan.

Oleh karenanya pihaknya melakukan koordinasi ke berbagai instansi guna mengajak bersama-sama untuk menyuburkan tambak dengan mangrove dengan harapan dapat mengurangi abrasi.

Selain itu, diakuinya pada tahun 2013 ini, pihaknya akan membeli sekitar 8.000 pohon untuk penghijauan lahan kritis tersebut yang meliputi tanaman kayu dan buah-buahan.

"Itu mengeluarkan biaya sekitar Rp200 jutaan," katanya.

Dikatakan adanya permasalahan lahan kritis dikarenakan kurangnya pengawasan warga sekitar untuk menjaga pohon yang telah di tanami baik di daerah pantai maupun darat.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihaknya mengharapkan ada anggaran APBN untuk membuat kebun bibit rakyat.

"Ada 16 kebun bibit rakyat, jadi nanti si petani melakukan pembuatan pembibtan setelah tumbuh disebarakan kepada anggota kelompoknya untuk di tanam," katanya.
(lns)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved