Pengamat: Perusak Pos Polisi Genuk belum tentu teroris

Selasa, 17 September 2013 - 18:57 WIB
Pengamat: Perusak Pos...
Pengamat: Perusak Pos Polisi Genuk belum tentu teroris
A A A
Sindonews.com - Aparat kepolisian diminta untuk segera mengusut tuntas insiden ledakan yang terjadi di Pos Polisi Lalu Lintas (Poslantas) Genuk Semarang.

Hal itu ditegaskan Direktur Eksekutif Yayasan Prasasti Perdamaian (YPP), Noor Huda Ismail, kepada SINDO, Selasa (17/9/2013).

“Belum bisa dipastikan apakah ini ulah kelompok teroris atau tidak. Ada istilah crime copycat, ini misalnya tindakan kriminal dilakukan menyerupai kelompok teroris, misalnya dengan peledakan atau atau memilih polisi sebagai sasarannya, padahal pelakunya itu kriminal biasa, bukan teroris,” katanya saat dihubungi SINDO melalui telepon selulernya, Selasa (17/9/2013).

Hal ini, kata dia, patut dikhawatirkan. Pasalnya, insiden seperti ini bisa jadi dimanfaatkan peselancar atau oknum tidak bertanggung jawab untuk menuju level lebih luas.

“Dengan menggunakan cara – cara yang biasa digunakan teroris. Padahal mereka tidak terkait jaringan terorisme. Memanfaatkan situasi, mengingat ada rentetan kejadian sebelumnya, polisi ditembak. Termasuk di Pondok Aren itu. Cara – cara seperti inilah jadi pintu masuk perdebatan, hingga kemudian militer mulai masuk,” tambahnya.

Mengenai insiden itu, Noor Huda juga berargumen, bisa jadi dipicu kemarahan masyarakat atas rapor merah polisi selama ini, tak terkecuali oknum polisi lalu lintas. Hal ini dikatakan Noor Huda saat disinggung terkait adanya beberapa peristiwa perusakan pos polisi lalu lintas oleh oknum tidak bertanggungjawab di Kota Semarang akhir tahun lalu.

“Masyarakat acuh tak acuh kepada polisi, lalu melampiaskan kejengkelan kepada polisi dengan cara – cara yang sering dilakukan kelompok teroris. Menyerang polisi. Ini bisa jadi pemicunya misalnya, karena pelayanan yang kurang maksimal, membayar SIM mahal, pungli, atau bahkan rebutan kapling,” tandasnya.

Diketahui, perusakan pos lalu lintas di Semarang pernah terjadi pada Selasa (18/12/2012) sekira jam 07.00 di Pos Polantas Gajah Mada, Jalan Gajah Mada tepatnya di perempatan Manggala arah Kampung Kali, Kecamatan Semarang Tengah. Saat itu kaca dirusak dengan cara dilempar paving
(rsa)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved