Luka di kaki membusuk, penjambret Sisca dilarikan ke RS

Selasa, 17 September 2013 - 18:10 WIB
Luka di kaki membusuk,...
Luka di kaki membusuk, penjambret Sisca dilarikan ke RS
A A A
Sindonews.com - Salah satu tersangka penjambretan terhadap Sisca Yofie, Wawan, terpaksa dilarikan ke RS Sartika Asih karena luka bekas tabrakannya mulai membusuk.

Kuasa hukum Wawan, Dadang Sukmawijaya, mengatakan jika pihaknya sudah melayangkan surat izin untuk perawatan sejak 3 September lalu. Namun baru Senin (17/9/2013) kemarin Wawan diizinkan untuk berobat.

“Luka di kaki kanannya semakin parah. Kemarin sudah mendapat perawatan di RS Sartika Asih,” ucapnya kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Selasa (17/9/2013).

Dadang membeberkan, luka yang kini dideria Wawan sudah terbilang parah lantaran sama sekali tidak mendapat pengobatan. Bahkan, luka di kaki kanannya itu sudah membentuk seperti lubang dengan diameter sekira 30 cm dengan kedalaman 5 cm.

“Sudah kaya sumur lukanya. Sampai-sampai Wawan demam tinggi dan menggigil. Bahkan dia juga ngeri liat lukanya sendiri,” katanya.

Menurutnya, luka tersebut didapat Wawan saat menjadi buronan polisi usai melakukan penjambretan terhadap Sisca. Dan hingga kini luka di kaki kanannya semakin menjadi hingga akhirnya membusuk.

Seperti diketahui, pada 11 Agustus lalu polisi berhasil menangkap Wawan di daerah Cianjur, Jawa Barat. Saat digelandang ke Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung, Wawan yang saat itu ditutupi wajahnya menggunakan kain sarung jalan dengan kondisi tertatih-tatih.

Setelah sebelumnya diisukan Wawan ditembak di bagian kakinya, namun hal itu dibantah oleh pihak kepolisian. Menurut polisi, luka tersebut adalah luka saat Wawan mengalami kecelakaan usai melakukan aksi penjambretan terhadap Sisca pada 5 Agustus silam.
(rsa)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
1 jam yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
2 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
5 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved