Pos polisi dilempar bom, ini kata Mabes Polri

Selasa, 17 September 2013 - 15:03 WIB
Pos polisi dilempar...
Pos polisi dilempar bom, ini kata Mabes Polri
A A A
Sindonews.com - Mabes Polri akhirnya angkat bicara terkait aksi teror yang terjadi di Pos Polantas, Polsek Genuk, di kawasan Kaligawe, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, yang dilempar bom molotov.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum), Kombes Pol Agus Rianto, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 19.40 WIB di dekat ujung tol Kaligawe.

"Akibat kejadian tersebut kaca samping pos tersebut retak dan ada beberapa bagian tembok pos yang mengalami kerusakan," kata Agus, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (17/9/2013).

Beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa pelaku sudah tertangkap oleh rekaman kamera CCTV.

Dari hasil rekaman CCTV tersebut, lanjutnya, terlihat ada seorang laki-laki yang berjalan melintasi pos tersebut dan meletakkan sebuah benda misterius di dekat pos tersebut.

"Setelah itu, sekira 30 menit, terjadi sebuah ledakan kecil (low eskplosive) yang menyerupai ledakan dari sebuah mercon. Kita temukan sudah dalam bentuk pecahan (ledakan). Infonya, baunya seperti mercon atau petasan. Tapi barang bukti yang kita temukan ada beberapa serpihan (bahan ledakan). Paku tidak ada, hanya ada dalam bentuk serpihan aluminium dan potongan-potongan plastik," ungkap Agus.

Sampai saat ini, menurut Agus, tim inafis dan Gegana Polda Jawa Tengah sudah melakukan proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Selain itu, Polri juga sudah memintai keterangan dari tiga orang saksi yang pada saat kejadian berada di sekitar pos yang meledak tersebut, satu dari tiga orang saksi yang diperiksa yakni anggota kepolisian yang pada saat kejadian ledakan sedang bertugas.

"Sudah diperiksa CCTV di TKP dan sedang dilakukan analisa terhadap rekaman gambar yang ada dari hasil rekaman CCTV tersebut. Info yang berhasil didapat dari saksi, masih terus kami kembangkan. Mudah-mudahan bisa kita ungkap kasus tersebut," tandas Agus.
(rsa)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
42 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved