Polisi bekuk 4 perampok spesialis rumah kosong, 1 tewas
Minggu, 15 September 2013 - 14:51 WIB
Polisi bekuk 4 perampok spesialis rumah kosong, 1 tewas
A
A
A
Sindonews.com - Empat komplotan rampok spesialis rumah kosong berhasil dibekuk petugas di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu (14/9/2013). Satu pelaku diantara tewas diterjang timah putih dan satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri.
Tiga pelaku itu diantaranya yakni, Tulus Parna S, Chandra T Sibuea dan Jon Manalu. Sementara satu pelaku tewas bernama Jimmy Sihombing. Jimmy tewas karena dianggap melakukan perlawanan dengan senjata api kepada petugas saat akan diamankan. Sedangkan, satu pelaku berhasil melarikan diri.
"Pelakunya ada lima orang, komplotan rampok spesialis rumah kosong, satu orang tewas dengan luka tembak di dada kanan dan satu lagi kabur menjadi DPO kami," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo kepada Sindonews, Minggu (15/9/2013).
Menurut Siswo, para pelaku ditangkap setelah dikejar warga usai beraksi di rumah Dumoli Siahaan, di Komplek Marinir, Duren Sawit, Jakarta Timur dan berhasil tertangkap di Jalan Raya Jatiwaringin, Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Terungkapnya komplotan ini berawal ketika anggota Buru Sergap Polsek Pondok Gede melakukan observasi, mencurigai kendaraan jenis Toyota Avanza berpenumpang lima orang. Sedangkan, di belakangnya warga berteriak meminta bantuan untuk memberhentikan mobil itu.
"Warga berteriak maling dan rampok. Anggota sempat meminta berhenti, tapi tak diindahkan sama sekali. Oleh petugas diberi tembakan peringatan sebanyak dua kali," katanya. Namun, kompoltan ini tidak berhenti, Mereka malah mengeluarkan senjata tajam dan senjata api.
Kemudian petugas menembak mati satu pelaku dan akhirnya para pelaku menyerahkan diri. Tak hanya itu, warga yang geram langsung menghakimi mereka walaupun ada petugas. Kini kasus ini ditangani Polsek Pondok Gede dan Polresta Bekasi Kota.
Tiga pelaku itu diantaranya yakni, Tulus Parna S, Chandra T Sibuea dan Jon Manalu. Sementara satu pelaku tewas bernama Jimmy Sihombing. Jimmy tewas karena dianggap melakukan perlawanan dengan senjata api kepada petugas saat akan diamankan. Sedangkan, satu pelaku berhasil melarikan diri.
"Pelakunya ada lima orang, komplotan rampok spesialis rumah kosong, satu orang tewas dengan luka tembak di dada kanan dan satu lagi kabur menjadi DPO kami," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo kepada Sindonews, Minggu (15/9/2013).
Menurut Siswo, para pelaku ditangkap setelah dikejar warga usai beraksi di rumah Dumoli Siahaan, di Komplek Marinir, Duren Sawit, Jakarta Timur dan berhasil tertangkap di Jalan Raya Jatiwaringin, Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Terungkapnya komplotan ini berawal ketika anggota Buru Sergap Polsek Pondok Gede melakukan observasi, mencurigai kendaraan jenis Toyota Avanza berpenumpang lima orang. Sedangkan, di belakangnya warga berteriak meminta bantuan untuk memberhentikan mobil itu.
"Warga berteriak maling dan rampok. Anggota sempat meminta berhenti, tapi tak diindahkan sama sekali. Oleh petugas diberi tembakan peringatan sebanyak dua kali," katanya. Namun, kompoltan ini tidak berhenti, Mereka malah mengeluarkan senjata tajam dan senjata api.
Kemudian petugas menembak mati satu pelaku dan akhirnya para pelaku menyerahkan diri. Tak hanya itu, warga yang geram langsung menghakimi mereka walaupun ada petugas. Kini kasus ini ditangani Polsek Pondok Gede dan Polresta Bekasi Kota.
(rsa)