Gugat ke MK, Khofifah dianggap ngeyel & tak legowo

Kamis, 12 September 2013 - 05:30 WIB
Gugat ke MK, Khofifah...
Gugat ke MK, Khofifah dianggap ngeyel & tak legowo
A A A
Sindonews.com - Mantan Pasangan Calon Khofifah-Herman (BerKaH) yang melayangkan gugatan terkait Pemilukada Jawa Timur dianggap tidak memiliki sikap legowo.

Pengamat Politik Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya Agus Sukristyato menilai, dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi akan memperburuk citra di masyarakat Jawa Timur.

"Langkah menggugat ke MK, bisa merusak citra Khofifah. Image yang terbangiun pasangan ini sebagai orang yang ngeyel dan tidak legowo," kata Agus, Rabu (11/9/2013).

Padahal, sebelum perhelatan Pilgub Jatim, sudah ada kesepakatan masing-masing calon yang menyataan siap menang dan siap kalah.

Ia juga menilai, upaya pasangan BerKaH menggugat ke MK seharusnya memiliki hitung-hitungan yang matang. Jangan sampai, gugatan tersebut dimentahkan oleh MK.

Ia juga menyebut, dari hasil rekapitulasi KPU Jatim, selisih suara pasangan BerKaH dengan pasangan Seokarwo-Saifullah Yusuf (KarSa) sangat jauh. Kondisi ini berbeda dibandingkan pada tahun 2008 lalu. Saat itu, pasangan ini hanya selisih sekira 100 ribu suara.

“Selisih saat ini sulit untuk terkejar, kalau pun dikabulkan gugatannya, kemungkinan hanya beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara) saja yang jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap)-nya tidak sampai sebesar itu,” terangnya.

Selisih kemenangan Karsa dengan Berkah di Pilgub Jatim cukup jauh, Karsa mengantongi 8.195.816 suara, sementara Berkah hanya mendapat 6.525.015 suara atau ada selisih 1.670.801 suara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pasangan BerKaH menggugat pasangan Soekarwo-Saifullah Yusuf ke Mahkamah kosntitusi. Kubu Khofifah meminta MK mendiskualifikasi pasangan Pakde Karwo- Gus Ipul itu sebagai pemenang Pilgub Jatim

Kuasa hukum Khofifah-Herman, Otto Hasibuan mengatakan kalau pasangan Soekarwo-Saifullah telah melakukan kecurangan dengan menggunakan uang negara untuk kepentingan pemenangannya dalam Pilgub.

"Ada upaya yang sistematis yang terjadi ketika Pilkada, dari situ adanya penggunaan dana hibah berjumlah Rp4,1 triliun lebih yang digunakan pada saat kepentingan kampanye," katanya di gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2013).
(rsa)
Berita Terkait
Pilkada Jatim: 2 Petugas...
Pilkada Jatim: 2 Petugas KPPS Meninggal dan 7 Sakit saat Bertugas
Bawaslu Jatim Tegaskan...
Bawaslu Jatim Tegaskan Tak Ada Larangan Warga Kampanye Menangkan Kotak Kosong
Subaru XV 2.0i 2013,...
Subaru XV 2.0i 2013, SUV AWD Mewah dan Ganteng, Harga Anjlok
Milenials Freedom Ungkap...
Milenials Freedom Ungkap Sosok yang Tepat Pimpin Jatim di Pilgub 2029
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
15.539 Personel Dikerahkan...
15.539 Personel Dikerahkan Polda Jatim untuk Amankan Pilkada Serentak
Berita Terkini
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
7 menit yang lalu
Peneliti MPSI: PSN Wanam...
Peneliti MPSI: PSN Wanam Jadi Penggerak Kemajuan Papua Selatan dan Ketahanan Pangan
24 menit yang lalu
Grand Opening Mitra10...
Grand Opening Mitra10 Pengayoman, Hadirkan One Stop Shopping #SelengkapItu dan Promo Menarik
31 menit yang lalu
Roy Suryo Laporkan Lechumanan...
Roy Suryo Laporkan Lechumanan dan Rismon Sianipar ke Polda Metro Jaya
55 menit yang lalu
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
1 jam yang lalu
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Sumber Daya Mineral, Pemerintah Didorong Segera Buka Lelang WIUP Muratara
1 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved