Wahana PAUD Taman Pintar belum optimal

Selasa, 10 September 2013 - 20:15 WIB
Wahana PAUD Taman Pintar...
Wahana PAUD Taman Pintar belum optimal
A A A
Sindonews.com - Pemanfaatan wahana Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Taman Pintar Yogyakarta, hingga sekarang belum optimal. Data Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Pintar anak usia dua hingga tujuh tahun yang mengunjungi tempat ini, kurang dari 30 persen dari jumlah pengunjung di Taman Pintar.

Wahana PAUD di Taman Pintar sendiri ada dua, yaitu PAUD timur yang berada di depan masjid pintu masuk sisi timur Taman Pintar dan PAUD barat yang berada di depan wahana air menari.

“Wahana PAUD memang belum optimal, meski berbagai upaya sudah kami usahakan,” kata kepala UPT Taman Pintar Yogyakarta Yunianto Dwisutono, di Exhibition Hall, Gedung Kotak Taman Pintar, Yogyakarta, Selasa (10/9/2013).

Yunianto mengatakan, belum optimalnya wahana PAUD tersebut diduga karena minimnya informasi mengenai tempat itu. Terbukti dari pengelola PAUD yang ada di Yogyakarta belum semua mengetahuinya.

Padahal tempat ini sangat bermanfaat bagi anak-anak, terutama yang informasi dan edukasi yang menyangkut sains dan teknologi. “Karena itu, kami akan meningkatkan informasi wahana PAUD. Satu di antaranya melalui kegiatan ini. Sehingga setelah pertemuan ini pengurus PAUD dapat menginformasikannya di lingkungan setempat,” harapnya.

Selain itu, UPT Taman Pintar juga menyediakan satu bus jemputan bagi anak-anak yang akan mengunjungi Taman Pintar, khususnya di wahana PAUD tersebut. Bagi warga yang menginginkan bus dapat menghubungi kantor UPT Taman Pintar.

Hanya saja karena untuk jumlah busnya masih terbatas, yakni baru satu bus, sementara baru dapat melayani warga kota Yogyakarta. “Memang untuk masuk wahana PAUD pengunjung ditarik Rp2000, namun jika dibandingkan dengan manfaatnya, uang sebesar itu tentunya bukan masalah,” tandasnya.

Menurut Yunianto sesuai dengan tujuannya, untuk pengunjung memang bukan menjadi target, namun yang lebih penting bagaimana sarana dan prasarana yang ada di Taman Pintar ini. "Terutama wahana atau zona-zona yang menjadi tempat pembelajaran alternatif dapat dimanfaatkan secara optimal, satu di antaranya layanan PAUD," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Keunikan Macan Tutul...
Keunikan Macan Tutul Jawa di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved