Perum Jasa Tirta antisipasi kekeringan

Jum'at, 06 September 2013 - 13:16 WIB
Perum Jasa Tirta antisipasi...
Perum Jasa Tirta antisipasi kekeringan
A A A
Sindonews.com - Perusahaan Umum Jasa Tirta 1 Jawa Timur mengatur manajemen air guna mengantisipasi kekeringan dan krisis air pada musim kemarau tahun ini.

Manajemen air dilakukan agar cukup sampai akhir musim kemarau mendatang.

Direktur Teknik PJT 1, Raymond Valiant Ruritan, mengatakan musim penghujan saat ini tak bisa diramal akibat anomali cuaca.

Ia optimis persediaan air di tujuh waduk di sepanjang aliran sungai Brantas dan Bengawan Solo cukup untuk memasok irigasi persawahan, industri, bahan baku air minum, dan menggerakkan generator untuk pembangkit listrik.

"Persediaan air cukup sampai musim penghujan Oktober nanti," kata Direktur Teknik PJT 1, Raymond Valiant Ruritan, Jumat (6/9/2013).

Menurutnya, pasokan air di empat waduk utama di Jawa Timur, Waduk Sutami dan Selorejo di Malang, waduk Bening di Madiun dan waduk Wonorejo di Tulungagung masih melimpah.

Pasokan melimpah setelah PJT 1 bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membuat rekayasa hujan buatan melalui teknik modifikasi cuaca pada bulan lalu sehingga membantu memasok air untuk cadangan selama musim kemarau.

Modifikasi cuaca dilakukan karen aliran air di DAS Brantas tak merata di seluruh Jawa Timur. Potensi air yang mengalir mencapai 12 miliar meter kubik pertahun. Modifikasi cuaca berhasil membantu pasokan air ke waduk terpenuhi.
(lns)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
3 jam yang lalu
JPO Tendean Bakal Dibangun...
JPO Tendean Bakal Dibangun Lagi, Jangka Pendek Bikin Zebra Cross
4 jam yang lalu
Libur Sekolah Lebih...
Libur Sekolah Lebih Pengaruhi Order Online daripada Komisi 8 Persen
13 jam yang lalu
UB Gandeng CNGR-Kementerian...
UB Gandeng CNGR-Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri dan Siapkan SDM Unggul
14 jam yang lalu
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
15 jam yang lalu
Infografis
Perlu Tindakan Cepat...
Perlu Tindakan Cepat Pemerintah untuk Antisipasi Badai PHK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved