35% Calhaj Sleman derita gangguan saluran kencing

Rabu, 04 September 2013 - 17:22 WIB
35% Calhaj Sleman derita...
35% Calhaj Sleman derita gangguan saluran kencing
A A A
Sindonews.com - Calon jamaah haji (Calhaj) asal kabupaten Sleman diketahui banyak yang mengalami gangguan saluran kencing. Dari data Pemerintah Kabupten (Pemkab) setempat, untuk penyakit gangguan saluran kencing menempati urutan pertama.

Kemudian urutan kedua penyakit jantung dan pembuluh darah serta urutan ketiga hipertensi.

“Hasil pemeriksaan kesehatan tahap kedua, dari 915 calhaj, 35 persen di antaranya menderita penyakit gangguan saluran kencing, gangguan jatung dan pembuluh darah 27 persen dan hipertensi 11 persen, sisanya menderita penyakit saluran pernafasan, ginjal dan diabetes,” ungkap Bupati Sleman Sri Purnomo saat menerima pamitan haji Kabupaten Sleman 2013 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/9) .

Atas kondisi tersebut, selain meminta calhaj menjaga dan meningkatkan kesehatannya, mereka juga harus mematuhi petunjuk petugas haji, disiplin dan mengikuti aturan yang ada, baik sebelum maupun setelah berada di tanah suci.

Sehingga kondisi tetap fit dan saat menjalankan ibadah bisa dengan baik dan khusuk.

“Kami juga mengharapkan calon jamaah haji yang sudah lanjut usia, tidak terlalu ngoyo dan memaksakan kehendak dan lebih mengutamakan yang wajib,” harapnya.

Kepala Dinas(Dinkes) Sleman Mafilindati Nuraini mengatakan, meski gangguan saluran kencing bukanlah penyakit yang serius dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk penyembuhan. Namun penderita gangguan saluran kencing tetap diimbau untuk memperhatikan asupan minuman.

“Selain agar tidak mengalami dehidrasi, sering mengkonsumsi air minum ini juga krena tingkat kelembaban di sana lebih kering dari pada di Indonesia," paparnya.

Sedang dari hasil pemeriksaan, calon haji yang status kesehatannya dinyatakan sehat ada 53 persen. Untuk observasi atau yang masih dalam kondisi meminum obat 45 persen dan yang masih dalam pendampingan 2 persen.

Kabag Kesra pemkab Sleman Kuntadi menjelaskan dari 915 calhaj Sleman 2013 tersebut, terdiri dari 437 pria dan 478 wanita. Dari jumlah itu, terbanyak dari kecamatan Ngaglik ada 116 orang dan paling sedikit dari kecamatan Cangkringan yakni 14 orang.

Mereka terbagi dalam empat kloter. Yaitu Kloter 21 SOC 191 orang, kloter 22 SOC 51 orang, kloter 23 SOC 367 orang dan kloter 24 SOC 306 orang.

“Sebelum pemberangkatan haji berlangsung mereka telah diberi beberapa pembekalan antara lain pembimbingan pembinaan pra manasik haji 18 kali, bimbingan manasik Haji 7 kali, bimbingan manasik haji massal selama dua hari dan praktik manasik haji massal satu kali,” jelasnya.
(lns)
Berita Terkait
Sepuluh Daerah di Indonesia...
Sepuluh Daerah di Indonesia dengan Antrean Haji Tercepat
3 Terobosan Perdana...
3 Terobosan Perdana Haji 2025: Lebih Terbuka, Terjangkau, Kompetitif
Tahun Ini Haji Akbar,...
Tahun Ini Haji Akbar, Mengapa dan Apa Alasannya?
Mengenal 3 Jenis Haji:...
Mengenal 3 Jenis Haji: Ifrad, Tamattu, dan Qiran
Indonesia Dapat Kuota...
Indonesia Dapat Kuota 221.000, Ini Jadwal dan Tahapan Penyelenggaraan Haji 2025
Jadwal Haji Hingga Puncak...
Jadwal Haji Hingga Puncak Haji Tahun 2025
Berita Terkini
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
37 menit yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
7 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
9 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
9 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
10 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
10 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved