Warga Desa Bajoe minum air kotor & bau

Rabu, 04 September 2013 - 14:29 WIB
Warga Desa Bajoe minum...
Warga Desa Bajoe minum air kotor & bau
A A A
Sindonews.com - Musim kemarau yang melanda Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengakibatkan sejumlah desa mengalami krisis air bersih sejak sepekan lalu. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa berjalan kaki sejauh satu kilometer menuju sumur di desa tetangga.

Kendati telah berjalan jauh, air dalam sumur tersebut tetap saja tidak bersih. Didorong keterpaksaan, akhirnya warga mengambil juga air tersebut untuk dikonsumsi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan wartawan di Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, hampir setiap rumah warga memiliki sumur. Namun, kemarau yang terjadi saat ini membuat sumur-sumur milik warga tersebut kering. Alhasil, warga mencari sumber air di sumur desa tetangga.

Setelah melakukan pencarian panjang, akhirnya warga Desa Bajoe mendapatkan sumber air si sumur tetangga. Jarak untuk mencapai sumur di desa itu, warga harus menempuh satu kilometer berjalan kaki.

Namun sayang, sumber air yang ditemukan warga itu tidak layak minum, airnya bau dan kotor. Kendati begitu, warga terpaksa mengambil juga. Bahkan, jumlah warga yang mengambil air itu cukup banyak hingga menimbulkan antrean panjang warga. Masing-masing warga, hanya dibolehkan mengambil air dua ember.

Untuk mendapatkan air yang bersih dan layak minum, sebenarnya ada. Namun, warga harus menempuh jarak yang lima kali lipat jauhnya dari sumur desa tetangga tersebut, mencapai lima kilometer.

Akibatnya, dengan sangat terpaksa, warga menggunakan air yang kotor dan bau itu untuk minum sehari-hari. Mereka juga menggunakannya untuk mandi dan mencuci pakaian.

Ironisnya, wilayah ini sudah menjadi langganan kekeringan setiap tahunnya. Sadar akan sulitnya air di kawasan itu, warga mengajukan pengeboran sumur air kepada pemerintah. Namun setelah berkali-kali meminta, sumur bor tersebut tidak pernah ada.
(san)
Berita Terkait
Awal Musim Kemarau 2024...
Awal Musim Kemarau 2024 Diprediksi Mundur, Ini Rincian Daerahnya
Puncak Kemarau di Maros...
Puncak Kemarau di Maros Diprediksi Pada Bulan Agustus
56% Wilayah Indonesia...
56% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau Sejak Awal Juli 2023
37,7% Wilayah Indonesia...
37,7% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, BMKG: Waspada Dampak Kekeringan
BMKG Laporkan 21 Daerah...
BMKG Laporkan 21 Daerah di Indonesia Tidak Hujan Selama 2 Bulan Lebih
BMKG Laporkan 63% Wilayah...
BMKG Laporkan 63% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau hingga Akhir Juli 2023
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved