Kedepan, sampah di Jakarta akan dikomersilkan
Rabu, 04 September 2013 - 14:22 WIB
Kedepan, sampah di Jakarta akan dikomersilkan
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengurangi volume sampah di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menginginkan agar setiap kawasan elit dan perkantoran bisa mengelola sampahnya sendiri. Nantinya, sampah tersebut diolah menjadi produk yang bisa dikomersilkan sehingga tidak seluruhnya terbuang percuma.
Saat ini, volume sampah di Jakarta mencapai 6.500 ton perhari. Diprediksi dalam beberapa tahun kedepan volume sampah akan terus bertambah seiring gencarnya Pemprov membangun sejumlah rusunawa.
"Kita nyatakan perang terhadap sampah," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara Sosialisasi Perda No.3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Plaza Bapindo, Rabu (4/9/2013).
Ia mengatakan, sejauh ini Pemprov DKI telah menyiapkan jurus jitu mengentaskan persoalan sampah tersebut. Diantaranya dengan merancang konsep yang mengatur kawasan elit dan perkantoran mengelola sampahnya secara mandiri.
"Ke depan, kita ingin APBD tidak keluar buat sampah," terangnya.
Menurut Ahok, bila konsep tersebut telah berjalan, sampah-sampah di Ibukota akan diolah dan dikomersilkan. Tumpukan sampah dipastikan bakal meningkat seiring program pembangunan Rusunawa yang digagas Pemprov DKI.
"Kita mau bangun banyak sekali rusun. Sampah pasti makin banyak," tandasnya.
Saat ini, volume sampah di Jakarta mencapai 6.500 ton perhari. Diprediksi dalam beberapa tahun kedepan volume sampah akan terus bertambah seiring gencarnya Pemprov membangun sejumlah rusunawa.
"Kita nyatakan perang terhadap sampah," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat menjadi pembicara Sosialisasi Perda No.3 tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah di Plaza Bapindo, Rabu (4/9/2013).
Ia mengatakan, sejauh ini Pemprov DKI telah menyiapkan jurus jitu mengentaskan persoalan sampah tersebut. Diantaranya dengan merancang konsep yang mengatur kawasan elit dan perkantoran mengelola sampahnya secara mandiri.
"Ke depan, kita ingin APBD tidak keluar buat sampah," terangnya.
Menurut Ahok, bila konsep tersebut telah berjalan, sampah-sampah di Ibukota akan diolah dan dikomersilkan. Tumpukan sampah dipastikan bakal meningkat seiring program pembangunan Rusunawa yang digagas Pemprov DKI.
"Kita mau bangun banyak sekali rusun. Sampah pasti makin banyak," tandasnya.
(ysw)