DKP kewalahan padamkan api di TPA Putri Cempa

Selasa, 03 September 2013 - 14:07 WIB
DKP kewalahan padamkan...
DKP kewalahan padamkan api di TPA Putri Cempa
A A A
Sindonews.com - Kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Putri Cempa, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah membuat personel Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) kewalahan. Kebakaran diprediksi meluas, namun penanganan hanya ala kadarnya.

Kepala Pengelola TPA Putri Cempa, Muhamad Pramujo mengatakan upaya pemadaman seakan sia-sia.

“Hanya membuang-buang energi. Sekarang disiram air, besoknya nyala lagi. Langkah pengendalian ini sudah dilakukan setiap hari, tapi tampaknya tidak efektif,” tukas Pramujo di Solo, Selasa (03/09/2013).

Pantauan Sindonews.com, hampir seluruh area Putri Cempa seluas 13 hektare tertutup kabut asap. Kebakaran yang telah berlangsung sepekan terakhir telah menghanguskan sedikitnya 2 hektare dari total area.

Personel Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) terlihat berjibaku dengan bara dan asap di tebing bukit sampah, guna melokalisasi titik api.

Dikatakannya, upaya pengendalian ini bergantung pasokan air, yang tersedia dua tangki masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Suplai air juga mengandalkan sumur dalam di TPA Putri Cempa. Menurutnya, ada dua dugaan pemicu kebakaran yakni faktor kesengajaan dan akibat reaksi kimiawi sampah.

“Dalam temperature tinggi di bawah timbunan sampah, gas metan akan terbakar dengan sendirinya. Namun, untuk faktor kesengajaan, kami belum bisa membuktikan. Ini lahan terbuka dan semua orang bisa masuk dengan leluasa,” jelasnya.

Pramujo mengatakan, pemulung besi yang terindikasi biang penyebab kebakaran, biasanya marak ketika harga logam sedang mahal-mahalnya. Mayoritas pengais sampah di Putri Cempa adalah pemulung plastik dan kertas.

“Pemulung besi jumlahnya puluhan. Paling banyak pemulung plastik dan kertas yang mencapai ratusan orang. Mungkin kebakaran bisa diantisipasi jika lahan Putri Cempa dipasang pagar. Kebakaran ini hanya bisa padam jika hujan tak berhenti turun selama dua pekan,” kata dia.
(lns)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
3 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved