Lokasi pengungsian imigran di Jatim masuk batas limit

Senin, 02 September 2013 - 14:23 WIB
Lokasi pengungsian imigran...
Lokasi pengungsian imigran di Jatim masuk batas limit
A A A
Sindonews.com - Terus bertambahnya jumlah imigran asal Timur Tengah, seperti Afganistan, Pakistan, Irak dan Iran yang masuk ke Indonesia kini mulai dikeluhkan pihak imigrasi.

Di Jawa Timur (Jatim), tempat pengungsian imigran Timur Tengah di Rumah Susun Puspa Agro, di Desa Jemundo Taman, Sidoarjo sudah memasuki batas limit.

Dari kapasitas 195 orang, kini sudah terisi 193 orang warga imigran asal Timur Tengah. Meski para imigran ini telah mendapat sertifikat sebagai pencari suaka dari Persatuan Bangsa-Bangsa melalui United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), namun hingga kini jumlah imigran yang diberangkatkan ke negara ketiga seperti Australia, tidak sebanding dengan jumlah imigran yang masuk ke pengungsian.

Sejak pihak imigrasi membuka pengungsian imigran pencari suaka sekira 10 bulan lalu, hanya ada sembilan orang imigran pencari suaka yang sudah diberangkatkan ke negara ketiga Australia.

Selain minimnya tempat pengungsian untuk imigran pencari suaka, pihak imigrasi selaku pihak yang bertanggung jawab atas imigran ini juga mengeluhkan kurangnya petugas untuk melakukan pengawasan terhadap perilaku para imigran. Dari 193 orang imigran yang kini tinggal di pengungsian, hanya ada dua petugas yang mengawasi setiap harinya.

"Kami tak bisa berbuat banyak mengatasi masalah imigran asal Timur Tengah ini. Kini kami hanya bisa menunggu kebijakan dari pemerintah pusat. Untuk membantu pengawasan dan pengamanan imigran, pihak imigrasi meminta bantuan dari petugas keamanan pengelola rusun dan aparat kepolisian serta TNI-AD setempat di sekitar pengungsian," jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya, Dahlan Pasaribu, Senin (2/9/2013).

Ia sendiri mengaku tak tahu sampai kapan Indonesia menjadi tempat transit para imigran untuk mencari suaka di negara ketiga. Namun, diakuinya, saat ini pihak imigrasi telah kesulitan mencari tempat pengungsian.

"Ya, terutama bagi para imigran pencari suaka yang telah mendapatkan sertifikat dari PBB melalui UNHCR," paparnya.
(rsa)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
29 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
36 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved