Bertengger di atas, ini zona kemenangan Arief-Sachrudin
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 17:18 WIB
Bertengger di atas, ini zona kemenangan Arief-Sachrudin
A
A
A
Sindonews.com - Pasangan Arief R Wismansyah-Sachrudin, saat ini disebutkan unggul dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang versi hitung cepat (quick count) yang dilakukan Lingkaran Survei Kebijakan Publik (LSKP) bekerjasama dengan Lembaga Survei Indonesia (LSI).
Selain menyebutkan probabilitas presentase yang diraih para kandidat, LSKP juga memetakan zona basis dukungan dua pasangan calon itu, dan seluruhnya rata dimenangkan Arief-Sachrudin.
“Dari 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang Arief-Sachrudin menang," ujar Direktur LSKP, Sunarto Ciptoharjo, di Hotel Soll Marina, Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (31/8/2013).
Iapun membagi zona kemenangan yang diraih pasangan Arif-Sachrudin:
Zona 1: Karawaci, Tangerang, pasangan Arif-Sachrudin mendapat 50,72 persen;
Zona 2: Cibodas, Jatiuwung 49,65 persen;
Zona 3: Benda, Batuceper, Neglasari 48.70 persen;
Zona 4: Cipondoh, Pinang 48,90 persen:
Zona 5: Larangan, Ciledug, Karang Tengah 42,53 persen.
"Bahkan kita lihat di Kecamatan Pinang pun, Arif –Sachrudin memang dengan perolehan angka 48,01 persen. Abdul Syukur - Hilmi 26,75 persen, Miing –Suratno 17,62 persen. HMZ-Iskandar 5,07 persen, AMK-Gatot 1,92 persen, ” ujarnya.
Menurut Sunarto, hasil yang diperoleh berdasarkan metode quick count itu bersifat sementara dan tidak mutlak dijadikan dasar kemenangan bagi salah satu pasangan calon. Karena, pihak yang memiliki legitimasi menentukan pemenang adalah KPUD Kota Tangerang.
“Metode multistage random sampling ini juga memiliki tingkat kesalahan , namun prosentasenya sangat kecil sekali, karena margin errornya hanya 1 persen,” ujarnya.
Menurut Sunarto, Jokowi effect yang tadinya diharapkan bisa mendongkrak eletabilitas Miing ternyata tidak bisa di Kota Tangerang.
“Mungkin karena intensitasnya kurang lama dia turun. Sedangkan endroser Wahidin Halim kepada adiknya Abdul Syukur juga tidak bisa mengangkat suara yang berarti,” ujarnya.
Selain menyebutkan probabilitas presentase yang diraih para kandidat, LSKP juga memetakan zona basis dukungan dua pasangan calon itu, dan seluruhnya rata dimenangkan Arief-Sachrudin.
“Dari 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang Arief-Sachrudin menang," ujar Direktur LSKP, Sunarto Ciptoharjo, di Hotel Soll Marina, Serpong, Kota Tangsel, Sabtu (31/8/2013).
Iapun membagi zona kemenangan yang diraih pasangan Arif-Sachrudin:
Zona 1: Karawaci, Tangerang, pasangan Arif-Sachrudin mendapat 50,72 persen;
Zona 2: Cibodas, Jatiuwung 49,65 persen;
Zona 3: Benda, Batuceper, Neglasari 48.70 persen;
Zona 4: Cipondoh, Pinang 48,90 persen:
Zona 5: Larangan, Ciledug, Karang Tengah 42,53 persen.
"Bahkan kita lihat di Kecamatan Pinang pun, Arif –Sachrudin memang dengan perolehan angka 48,01 persen. Abdul Syukur - Hilmi 26,75 persen, Miing –Suratno 17,62 persen. HMZ-Iskandar 5,07 persen, AMK-Gatot 1,92 persen, ” ujarnya.
Menurut Sunarto, hasil yang diperoleh berdasarkan metode quick count itu bersifat sementara dan tidak mutlak dijadikan dasar kemenangan bagi salah satu pasangan calon. Karena, pihak yang memiliki legitimasi menentukan pemenang adalah KPUD Kota Tangerang.
“Metode multistage random sampling ini juga memiliki tingkat kesalahan , namun prosentasenya sangat kecil sekali, karena margin errornya hanya 1 persen,” ujarnya.
Menurut Sunarto, Jokowi effect yang tadinya diharapkan bisa mendongkrak eletabilitas Miing ternyata tidak bisa di Kota Tangerang.
“Mungkin karena intensitasnya kurang lama dia turun. Sedangkan endroser Wahidin Halim kepada adiknya Abdul Syukur juga tidak bisa mengangkat suara yang berarti,” ujarnya.
(rsa)