Penggantian nama Jabar bukan urusan mendesak

Minggu, 25 Agustus 2013 - 17:47 WIB
Penggantian nama Jabar...
Penggantian nama Jabar bukan urusan mendesak
A A A
Sindonews.com - Ketua Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi menilai wacana penggantian nama Jawa Barat (Jabar) bukan sebuah persoalan mendesak. Meski secara pribadi mengaku sepakat dengan penggantian nama, tapi saat ini bukan waktu yang tepat.

"Kalau secara pribadi saya mendukung. Tapi itu bukan agenda yang mendesak. Banyak agenda lain yang substansial yang harus kita pikirkan," kata Didi kepada wartawan, Minggu (25/8/2013).

Ia pun menilai, wajar jika ada pihak tertentu yang menginginkan nama Jawa Barat berubah, salah satunya menjadi Pasundan. Tapi Didi menyebut wajar juga jika ada kekhawatiran penggantian nama akan menimbulkan perpecahan.

Meski begitu, ia berkaca pada daerah lain yang berubah nama tapi tidak ada perpecahan. "Papua yang dulunya Irian Jaya saja ketika nama berubah kan tidak ada masalah. Ujungpandang berubah jadi Makassar tidak ada masalah. Kalau orang Jawa Barat memang punya keinginan seperti itu, itu wajar-wajar saja lah," tuturnya.

Didi pun mengatakan wacana itu bergelinding dengan sendirinya. Sebab usulan itu sudah sampai ke DPRD Jawa Barat.

Senada dengan Didi, tokoh Jawa Barat, Tjetje Padmadinata, juga menyerahkan sepenuhnya penggantian nama itu pada DPRD. Sebab keputusan ada di tangan DPRD.

"Jadi silahkan saja dimusyawarahkan, nanti ada setuju, tidak setuju, tapi jangan ada cekcok," tegasnya.

Tjetje mengatakan, pasti ada pro dan kontra di kalangan masyarakat soal usulan penggantian nama. Yang jelas, DPRD dituntut jadi penengah atas dua pendapat yang ada.

DPRD pun diharapkan mengundang pihak yang pro dan kontra untuk berunding. "Yang setuju dan tidak setuju coba kumpul, nanti masing-masing adu argumen," tandas Tjetje.

Untuk usulan penggantian nama itu, rencananya DPRD akan membahasnya dalam rapat badan musyawarah. Nantinya, semua pihak akan dilibatkan untuk membahas masalah tersebut, sekaligus mengumpulkan para tokoh dan sesepuh di Jawa Barat.
(kri)
Berita Terkait
Gubernur Jawa Barat...
Gubernur Jawa Barat Tandatangani Kerja Sama Banjir dan Longsor
Pemprov Jawa Barat Antisipasi...
Pemprov Jawa Barat Antisipasi Gelombang Kedua COVID-19
Gubernur Jabar Serahkan...
Gubernur Jabar Serahkan Bantuan kepada Mahasiswa Papua
Pj. Bupati Bandung Barat...
Pj. Bupati Bandung Barat Terima Penghargaan Siddhakarya dari Pemprov Jawa Barat
Hyundai Beri Bantuan...
Hyundai Beri Bantuan untuk Penanggulangan COVID-19 di Jabar
5 Warga Indramayu Terkonfirmasi...
5 Warga Indramayu Terkonfirmasi Positif Covid-19, Pelacakan Kontak Dilakukan
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
10 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
10 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
10 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
12 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
12 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
13 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved