Berkaca dari Giri Indah, Dishub Solo perketat uji kir

Kamis, 22 Agustus 2013 - 17:24 WIB
Berkaca dari Giri Indah,...
Berkaca dari Giri Indah, Dishub Solo perketat uji kir
A A A
Sindonews.com - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo (Dishubkominfo) Solo, bakal memperketat uji kelaikan kendaraan atau biasa disebut kir, pada semua kendaraan berbasis publik di semua penjuru Kota Solo.

Hal itu menyusul kecelakaan yang menimpa bus Giri Indah yang menewaskan 20 orang di Cisarua Bogor, Rabu (21/8) kemarin. Dishubkominfo Solo mengaku tidak mau kecolongan dengan adanya kecelakaan yang menimpa bus ataupun kendaraan yang diujikan di Solo.

Kepala Seksi Teknik dan Sarana Prasarana Dishubkominfo Solo, Arif Handoko, menyebutkan pihaknya mengaku tidak akan main-main dalam melakukan uji teknis atau yang disebut kir tersebut.

Ia mengatakan Dishubkominfo Solo, bakal mengikuti regulasi yang ditentukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengenai kelaikan kendaraan. Menurutnya dalam regulasi yang ditentukan, setiap kendaraan harus melakukan uji kir sebanyak beberapa tahap.

Untuk tahap pertama, dilakukan pengecekan di seluruh kelengkapan berkendara. Pengecekan itu meliputui rem, ban, knalpot, spion dan perlengkapan standar berkendara yang lainnya. Jika nantinya ditemukan kendaraan yang tidak laik uji, maka kendaraan tersebut harus dibenahi terlebih dahulu di bengkel, untuk kemudian diuji pada tahap kedua.

“Setelah mereka memperbaiki kendaraan mereka, nantinya akan segera kita kaji ulang. Jika masih ditemukan adanya kekurangan dalam keselamatan berkendara tersebut, maka kendaraan itu harus dibenahi sampai betul-betul layak jalan,” ucapnya, kepada wartawan Kamis (22/8) siang.

Arief menambahkan, meskipun uji kir sudah sesuai regulasi dan bahkan diperketat itu tidak menutup kemungkinan kecelakaan itu akan terus terjadi di Jalanan. Sehingga yang terpenting itu adalah kewaspadaan dan kesiapan pengguna kendaraan sebelum dipakai untuk mengangkut penumpang maupun untuk mengangkut barang.

"Kuncinya selain uji kir sesuai ketentuan, kewaspadaan yang utama karena musibah itu bisa menimpa siapa saja," lanjutnya.

Sementara itu, beberapa supir angkutan yang melakukan uji kir di Kantor Dishubkominfo Solo, mengaku setuju dengan aturan ketat yang diambil oleh Dishubkominfo.

Menurut mereka, aturan ketat itu memang sangat berfungsi untuk menjaga keamanan dan kenyamanan saat mereka berkendara. Sehingga seperti apa aturan itu pastinya memiliki sisi positif bagi pengguna jalan.

“Penentuan aturan itu bukan tanpa alas an. Itu semua sebagai bagian kewaspadaan pemerintah untuk meminimalisasi kecelakaan yang terjadi di Jalan raya,” ucap salah seorang supir ekspedisi ,Suryadi.
(rsa)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
32 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
53 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved