Beli sabu, perangkat desa dibekuk polisi

Kamis, 22 Agustus 2013 - 15:19 WIB
Beli sabu, perangkat...
Beli sabu, perangkat desa dibekuk polisi
A A A
Sindonews.com - Nahas nasib M Nasir (38) , perangkat desa di Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lubuk Kumbung, Kecamatan Karang Jaya ini. Gara-gara nekat membeli sabu dengan alasan untuk sang Kepala Desa, dirinyapun dibekuk polisi.

Penangkapan M Nasir sendiri berawal dari penangkapan terhadap DPO Polres Kota Lubuklinggau dalam kasus pencurian dengan kekerasan yakni M Haspin (27) warga Desa Embacang Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara oleh petugas Polres Mura.

Haspin digerebek saat berada di sebuah penginapan, di Kecamatan Muara Beliti. Saat digeledah, polisi menemukan satu paket kecil sabu senilai Rp400 ribu. Dari hasil memeriksaan, munculah nama M Nasir.

Lalu M Nasir ditangkap di Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara 2 bersama Kepala Desa Lubuk Kumbung inisial IS.

"Aku dapat barang dari TR, aku disuruhnya dan dikasih ongkos Rp50 ribu untuk diantar ke tersangka Haspin," ungkap Nasir.

Menurut pengakuan Nasir sabu yang dibelinya dari TR itu sebagian akan dipakai bersama Kades. Namun, saat si Kades dites urine hasilnya negatif.

"Hebat, kades kok setelah diperiksa, kok urinenya bisa negatif," tukasnya.

Sementara itu Haspin mengaku sabu yang dibelinya untuk dipakai sendiri. "Aku baru makek sekali inilah. Dak tahunya ketangkep. Sebelumnyo aku jugo pernah ditangkap kasus curas," ujar Haspin.

Kapolres Mura AKBP Chaidir melalui Kasat Narkoba, AKP Gunadi didampingi KBO Ipda Sofyan Hadi mengatakan, tersangka M Haspin sudah masuk TO Polres Mura sejak lama dan saat ditangkap ditemukan narkoba jenis sabu.

Lalu dikembangkan dan berhasil membekuk tersangka M Nasir.

"Tersangka Haspin juga DPO Polres Lubuklinggau kasus penggelapan sepeda motor. Sebelumnya juga dia pernah ditangkap kasus curas," sebut Gunadi.

Dia menambahkan, saat dilakukan penangkapan tersangka M Nasir, dilokasi juga ada oknum Kades IS. "Benar memang ada oknum Kades. Dia sebagai saksi. Hasilnya saat urine diperiksa negatif," pungkasnya.
(lns)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
22 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
27 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
34 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
44 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
53 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved