Sejumlah Sipir dicurigai pasok miras ke Lapas

Senin, 05 Agustus 2013 - 15:54 WIB
Sejumlah Sipir dicurigai...
Sejumlah Sipir dicurigai pasok miras ke Lapas
A A A
Sindonews.com - Polres Tulungagung menyelidiki penyebab kerusuhan narapida di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tulungagung yang terjadi Sabtu 3 Agustus lalu. Diduga kuat ada keterlibatan Sipir dalam kerusuhan itu.

Menurut keterangan Kalapas Tulungagung Muji Widodo, hingga saat ini sejumlah anak buahnya (Sipir) masih menjalani pemeriksaan kepolisian.

"Sebab diduga kuat memang ada oknum Sipir yang terlibat," ujar Muji kepada Sindo, Senin (5/8/2013).

Sebelum amuk napi terjadi, sejumlah napi lebih dulu menggelar pesta minuman keras (miras) di lingkungan sel blok A dan B.

Diduga karena pengaruh miras, enam napi kemudian merusak pintu penjagaan, memecah jendela dan berhasil menembus ruang pengamanan lapis kedua.

Sementara 10 napi lain menyusul di belakangnya. Melihat sikap kalap, para penjaga ketakutan.

Amuk napi itu juga sebagai solidaritas terhadap Yudi, yakni napi narkoba yang tertangkap tangan membawa telepon selular dan dijatuhi sanksi dijebloskan ke dalam sel tikus. Tidak hanya berbuat brutal, para napi juga berusaha melarikan diri.

Menurut Muji letak keterlibatan oknum Sipir terkait dengan adanya miras yang dinikmati napi. Sesuai aturan yang berlaku, miras dan narkoba dilarang masuk lapas.

"Jangankan terbukti menyelundupkan, membiarkan saja bagi saya sudah pelanggaran. Jika terbukti patut dijatuhi sanksi," jelasnya.

Sayangnya Muji enggan memberitahu jumlah sipir yang diduga kuat terlibat. Ia hanya menjelaskan, bahwa dalam setiap hari lapas mendapat penjagaan tiga shift. Setiap shift terdiri dari enam orang penjaga.

"Kendati demikian bukan berarti penjaga shift malam pada saat insiden terjadi yang dipastikan terlibat. Bisa jadi yang bertugas di shift pagi dan siang yang justru terlibat," jelasnya.

Ke depan, Muji berharap lapas Tulungagung bisa memiliki CCTV. Dengan adanya piranti teknologi pemantau tersebut, setiap gerak gerik mencurigakan bisa terlacak sejak dini.

"Namun usulan kita hingga saat ini belum juga dikabulkan oleh pusat. Sementara menambah personil penjaga juga tidak mungkin dilakukan, " pungkasnya.

Sementara menanggapi hal itu Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono mengatakan berharap pembinaan napi bisa lebih ditingkatkan.

Mengenai adanya oknum Sipir yang terlibat, politisi PDI Perjuangan ini berharap hukum bisa ditegakkan setegak tegaknya.

"Kalau memang terbukti ada oknum sipir yang terlibat tentunya juga harus dijatuhi sanksi sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya singkat.
(lns)
Berita Terkait
Berikut Lima Kasus Kebakaran...
Berikut Lima Kasus Kebakaran Hebat Lapas di Indonesia
Lapas Tangerang Kebakaran,...
Lapas Tangerang Kebakaran, Puluhan Napi Tewas Terbakar
Lapas Brebes Over Kapasitas
Lapas Brebes Over Kapasitas
Puluhan Polisi Jaga...
Puluhan Polisi Jaga Ketat TKP Kebakaran Lapas Tangerang
Antisipasi Peredaran...
Antisipasi Peredaran Narkoba dan Sajam, Petugas Gabungan Geledah Kamar Warga Binaan di Lapas Ciamis
Diduga Terjadi Tindak...
Diduga Terjadi Tindak Pidana pada Kebakaran Lapas Tangerang, Polisi Periksa 20 Orang
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
1 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
1 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
2 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
10 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
10 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
10 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved