HT gelar istighosah untuk perubahan bangsa

Sabtu, 03 Agustus 2013 - 16:20 WIB
HT gelar istighosah...
HT gelar istighosah untuk perubahan bangsa
A A A
Sindonews.com - Hary Tanoesoedibjo, CEO PT Media Nusantara Citra melakukan doa bersama (Istighosah) di Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo, Kabupaten Magelang, siang tadi.

Kegiatan bertajuk "Doa Untuk Perubahan Bangsa" itu juga dihadiri Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskdandar serta sejumlah ulama.

Hary Tanoesoedibjo bersama dengan Muhaimin Iskandar sampai di kediaman KH Muhammad Yusuf Chudlori yakni Pengasuh Pondok Pesantren API sekitar pukul 13.46 WIB. Rombongan kemudian menuju lokasi acara di Aula SMK Subbanul Wathon Komplek Pesantren sekira satu kilometer dari kediaman pengasuh.

Ribuan umat Islam meliputi santri dan warga sekitar pesantren sudah menyambut kehadiran dua tokoh nasional ini. Mereka antusias untuk mengikuti acara doa bersama dengan mengenakan pakaian muslim.

Doa bersama dipimpin oleh KH Said Asrori dari Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. Selain itu, hadir juga sejumlah ulama diantaranya KH Agus Baqoh, KH Aliyul Munif, KH Achmad Labib Asrori, serta KH Banidin.

Hary Tanoesoedibjo mengatakan, merasa sangat terhormat bisa menghadiri istigosah. Dia pun mengaku sudah mengenal Naahdlotul Ulama sejak lama. Bahkan, dia sempat mengembangkan produksi jamu 'Bedug Sembilan Bintang' bersama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 1990an.

"Suatu kehormatan bagi saya untuk bisa hadir di tengah-tengah acara ini, melaksanakan doa bersama untuk perubahan bangsa menjadi lebih baik," ujarnya, Sabtu (3/8/2013).

Hary pun berbagi kisah hidup dan kunci kesuksesan kepada ribuan hadirin. Menurutnya, untuk menjadi sukses ada lima hal yang perlu dilakukan. Yakni, fokus pada kualitas, kecepatan, bergaul dengan lingkungan yang tepat, introspeksi, dan kesabaran.

"Karena semua membutuhkan proses, tidak bisa instan," lanjut Dewan Pembina Partai Hanura ini.

Dia mencotohkan, lima hal tersebut sudah dilakukan dalam mengembangkan bisnis salah satunya adalah bidang media. Sejauh ini, PT Media Nusantara Citra memiliki tiga stasiun televisi nasional, 40 televisi lokal yang tersebar di berbagai daerah di tanah air, dan Koran SINDO.

"Keberhasilan itu di tangan yang maha kuasa. Tapi ada porsi yang harus kita lakukan supaya lebih baik," paparnya.

Pondok Pesantren API, menurut Hary Tanoesoedibjo, sangat berpotensi besar untuk mengembangkan dunia interpreneurship. Untuk itu, dia siap melakukan kerja sama dengan pesantren.

"Tidak menutup kemungkinan akan bekerja sama dengan pesantren. Sebab, Pesantren memiliki kelengkapan struktur yang sangat bisa untuk mengembangkan dunia interpreneurship," lanjut dia.

Selain itu, Hary Tanoesoedibjo juga berbicara tentang Indonesia ke depan. Menurutnya, Indonesia bisa maju dengan memberikan ruang bagi para pengusaha.

"Dua persen saja penduduk Indonesia menjadi pengusaha, akan membawa bangsa ini maju. Sebab, dengan banyaknya pengusaha maka tercipta aktifitas ekenomi, pengembangan pajak, dan menciptakan lapangan kerja. Penduduk Indonesia delapan persen lulusan perguruan tinggi, dan 92 persen SMA ke bawah. Untuk itu perlu ada pengusaha sebagai pendongkrak kemajuan," tegasnya.

Muhaimin Iskandar menambahkan, kegiatan doa bersama ini menjadi sangat istimewa karena mampu mempertemukan dua kekuatan hebat.

"Yang pertama adalah Pak Hary Tanoe, seorang tokoh hebat dengan keberhasilannya menembangkan bisnis media. Yang kedua adalah Pondok Pesantren API dengan sejarah dan perjuangannya di dunia pendidikan Islam," kata Ketua DPP PKB ini.

Doa bersama ini, lanjut Muhaimin, sebagai upaya mempercepat dalam menyongsong perubahan Indonesia menjadi lebih baik.

"Ikhtiyar dan doa ini mudah-mudahan terkabulkan untuk perubahan bangsa kedepan," imbuhnya.

Sementara itu KH Muhammad Yusuf Chudlori berharap, momentum bulan Ramadan yang dilaksanakan istigosah ini mampu menjawab kesemrawutan bangsa.

"Bersama-sama berikhtiyar menuju indonesia lebih baik. Dengan doa saja tidak cukup. Berharap kedua tokoh yang hadir mampu memberikan satu pencerahan. Selain itu, Pak Hary Tanoe diharap dapat menyebarkan virus-virus kewirausahaan bagi generasi saat ini demi membangun bangsa kedepan," harapnya.
(lns)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo...
Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo Buka Mukernas Perindo 2024
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Gerkindo Partai Perindo...
Gerkindo Partai Perindo Salurkan Bantuan Beras bagi Korban Bencana di NTT
Bermodal Kursi di Legislatif,...
Bermodal Kursi di Legislatif, Perindo KBB Optimistis Lolos Verifikasi KPU
Berita Terkini
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
24 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
4 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
4 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
7 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
8 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved