Kronologi penembakan ambulans di Papua versi Mabes Polri

Kamis, 01 Agustus 2013 - 14:05 WIB
Kronologi penembakan...
Kronologi penembakan ambulans di Papua versi Mabes Polri
A A A
Sindonews.com - Kasus penembakan mobil ambulans di Distrik Tinggi Nambut, Papua, Rabu (31/7) kemarin, menyebabkan satu korban tewas dari tenaga medis. Selain itu, ada dua korban luka tembak yang juga berasal dari tenaga medis.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri, Kombes Pol Agus Rianto, kasus penembakan itu berlangsung saat para tenaga medis dengan membawa mobil ambulans melaksanakan tugas di Puncak Jaya untuk membawa pasien dari Distrik Tinggi Nambut.

"Pada Rabu 31 Juli 2013, terjadi penembakan terhadap mobil ambulans yang melintas di salah satu wilayah di Kebupaten Puncak Jaya. Akibatnya satu orang meninggal dunia bernama Heri Yoman (32) luka tembak pipi kanan dan tulang rusuk kiri," kata Agus, di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (1/8/2013).

Selain itu, Agus juga mengatakan terdapat dua orang mengalami luka-luka yakni Darson Wonda (27), supir di Pegawai Dinas Kesehatan, yang mengalami luka tembak di lengan kiri; dan Frits Barangsano (42), Pegawai Dinas Kesehatan, dengan luka tembak di rusuk dan lengan kanan.

Agus menjelaskan, kejadian itu terjadi sekira pukul 11.20 Wit, saat petugas yang sedang melaksanakan tugas membawa pasien.

"Saat ambulans kembali menuju ke wilayah Puncak Jaya, dari Distrik Tinggi Nambut dilakukan penembakan orang tak dikenal terhadap kendaraan tersebut," ungkap Agus.

Sampai saat ini diketahui, kedua korban luka sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Jayapura untuk mengeluarkan serpihan proyektil yang bersarang di tubuh korban. Sementara itu, korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan di Puncak Jaya, Papua.

"Pelaku penembakan masih dikejar oleh aparat yang bertugas di Puncak Jaya. Kita masih menunggu info dari rekan-rekan di Papua," tandas Agus.
(rsa)
Berita Terkait
Terkait Penembakan Gamma,...
Terkait Penembakan Gamma, Kapolrestabes Semarang Penuhi Panggilan Komisi III DPR
Pasca Penembakan di...
Pasca Penembakan di Kafe Cengkareng, Lalu Lintas Sepanjang Daan Mogot Lumpuh
Baru Bebas dari Penjara,...
Baru Bebas dari Penjara, Rapper AS Diberondong 64 Peluru
Eksekutor Penembakan...
Eksekutor Penembakan Anggota Dishub Merupakan Oknum Anggota Polisi
Senjata Api Eksekutor...
Senjata Api Eksekutor Anggota Dishub Dipesan dari Jaringan Teroris
Sempat Pakai Dukun,...
Sempat Pakai Dukun, Kasatpol PP Makassar Rencanakan Pembunuhan Sejak Tahun 2020
Berita Terkini
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
18 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
21 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
41 menit yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
45 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved