Kemendagri bantah pembahasan Qanun bendera Aceh buntu

Rabu, 31 Juli 2013 - 20:15 WIB
Kemendagri bantah pembahasan...
Kemendagri bantah pembahasan Qanun bendera Aceh buntu
A A A
Sindonews.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) membantah bahwa pertemuan antara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi dengan Pemprov Aceh yang digelar hari ini dalam membahas evaluasi Qanun atau Peraturan Daerah bendera Aceh, masih menemukan jalan buntu.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan mengatakan, dalam pertemuan kali ini muncul beberapa ide baru terkait penyelesaian masalah bendera Aceh.

Namun, dia juga enggan merinci panjang lebar seperti apa wujud ide baru yang dimaksud. Selain itu, dia juga membantah bahwa proses penyelesaian Qanun ini berjalan sangat lambat.

Menurutnya, perpanjangan masa cooling down ini semata-mata demi menghasilkan kesepakatan yang benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak mencederai perasaan masyarakat Aceh.

“Untuk mencari formulasi yang tepat itu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Tapi pemerintah dan Pemprov Aceh terus berupaya mencari solusi atas masalah ini. Indonesia ini kan negara besar yang memiliki banyak kelompok,” ujar Direktur Jenderal Otonomi Daerah pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan, saat dihubungi wartawan, Rabu (31/7/2013).

Oleh karena itu, ujar dia, ada persoalan-persoalan tertentu yang penyelesaiannya tidak semudah seperti membalik telapak tangan.

Lebih lanjut, dia berharap masyarakat Aceh dapat menyikapi kondisi yang ada secara bijak. Dan dia juga berharap agar masyarakat Aceh tidak mudah terpancing untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum.

“Kita harapkan situasi di Aceh tetap aman, tertib, dan kodusif selama perpanjangan masa cooling down ini. Kita harapkan semua komponen agar tidak memancing kekeruhan dengan mengembangkan isu-isu yang negatif,” ujarnya.

Sebab, lanjut dia, Kemendagri dan Gubernur Aceh telah sepakat untuk mendinginkan suasana, sambil mencari pemecahan persoalan. "Itikad baik ini sebaiknya kita jaga," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Kombatan GAM yang Pernah...
Kombatan GAM yang Pernah Dididik di Libya Gelar Silaturahmi, Polisi Siaga Satu
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik TNI Turun Tangani Aksi Demo di Aceh Utara
Profil Ishak Daud, Panglima...
Profil Ishak Daud, Panglima GAM yang Disegani pada Zamannya
ST Burhanuddin Pernah...
ST Burhanuddin Pernah Diancam GAM hingga Dibilang Mirip Suami Inul
TNI Sayangkan Narasi...
TNI Sayangkan Narasi Represif soal Larangan Pengibaran Bendera GAM di Aceh: Tak Sesuai Fakta di Lapangan
Profil Danrem 011 Kolonel...
Profil Danrem 011 Kolonel Ali Imran, Perwira Kopassus yang Viral Bubarkan Konvoi Berbendera GAM
Berita Terkini
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
35 menit yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
1 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
9 jam yang lalu
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
10 jam yang lalu
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
11 jam yang lalu
Infografis
PBB Singkirkan Bendera...
PBB Singkirkan Bendera Israel di Dataran Tinggi Golan Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved