Antisipasi pendatang, Jokowi belum punya jurus
Kamis, 25 Juli 2013 - 17:03 WIB
Antisipasi pendatang, Jokowi belum punya jurus
A
A
A
Sindonews.com - Untuk mengantisipasi pendatang yang datang bersama arus balik lebaran, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku tidak punya jurus jitu.
Sementara, mantan Walikota Solo ini menyatakan telah mengkampanyekan kepada warga yang mudik agar tidak membawa sanak familinya ke Jakarta.
Kampanye tersebut disampaikan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Camat dan Lurah di masing-masing wilayah.
"Sudah saya perintahkan ke camat dan lurah untuk sosialisasikan hal ini kepada warga," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Kamis (25/7/2013).
Jokowi menegaskan, tidak akan menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). Pasalnya operasi tersebut dianggap efektif karena jumlah pendatang tetap terus ada.
"Ngapain mengerjakan yang monoton dan sudah jelas enggak ada efek dan hasilnya," ucapnya.
Ia menyebutkan mempunyai ide menutup akses bagi para pendatang agar tidak bisa masuk ke Ibukota Jakarta. Hanya saja, hal tersebut belum dibahas karena baru berupa gagasan.
"Kita ini belum punya jurus, masa mau diapagari terus diberi pintu," tuturnya sambil tersenyum.
Sementara, mantan Walikota Solo ini menyatakan telah mengkampanyekan kepada warga yang mudik agar tidak membawa sanak familinya ke Jakarta.
Kampanye tersebut disampaikan melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Camat dan Lurah di masing-masing wilayah.
"Sudah saya perintahkan ke camat dan lurah untuk sosialisasikan hal ini kepada warga," kata Jokowi di Balai Kota DKI, Kamis (25/7/2013).
Jokowi menegaskan, tidak akan menggelar Operasi Yustisi Kependudukan (OYK). Pasalnya operasi tersebut dianggap efektif karena jumlah pendatang tetap terus ada.
"Ngapain mengerjakan yang monoton dan sudah jelas enggak ada efek dan hasilnya," ucapnya.
Ia menyebutkan mempunyai ide menutup akses bagi para pendatang agar tidak bisa masuk ke Ibukota Jakarta. Hanya saja, hal tersebut belum dibahas karena baru berupa gagasan.
"Kita ini belum punya jurus, masa mau diapagari terus diberi pintu," tuturnya sambil tersenyum.
(ysw)