Sweeping penyebab teror bagi masyarakat sendiri
Rabu, 24 Juli 2013 - 02:01 WIB
Sweeping penyebab teror bagi masyarakat sendiri
A
A
A
Sindonews.com – Untuk mengantisipasi adanya aksi sweeping oleh sejumlah ormas Islam, Polres Banjarnegara Jawa Tengah menggelar sosialisasi. Dalam sosialisasi itu pihak kepolisian juga mengancam akan menindak tegas jika aksi sweeping tetap dilakukan.
Kapolres Banjarnegara AKBP Muhammad Anwar mengatkan, jika ada informasi tentang tindakan melanggar hukum atau meresahkan selama Ramadan, maka sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Kami melarang ormas melakukan sweeping, jika ada maka akan kita tindak tegas, masyarakat kami imbau cukup melaporkan jika ada pelanggaran itu kepada kami,” imbau Kapolres Banjarnegara, Selasa (23/7/2013).
Menurut Kapolres, tindakan sweeping dapat menyebabkan teror bagi masyarakat itu sendiri. Apalagi, jika sampai terjadi bentrok dengan warga.
“Selain itu tindakan brutal juga akan mencederai agama,” tuturnya.
Sejauh ini Polres Banjarnegara dan dinas terkait telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah tempat hiburan dan karaoke untuk menghormati bulan Ramadan. Sementara terkait oprasi penyakit masyarakat polisi telah berhasil menyita 500 liter minuman keras dan ribuan petasan.
“Polisi menghimbau kepada warga untuk segera melaporkan jika ada tindakan pelanggaran hukum di wilayah Banjarnegara . Kami akan akan segera malakukan tindakan sesuai tatanan dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia ,”tegasnya.
Kapolres Banjarnegara AKBP Muhammad Anwar mengatkan, jika ada informasi tentang tindakan melanggar hukum atau meresahkan selama Ramadan, maka sebaiknya dilaporkan ke pihak kepolisian.
"Kami melarang ormas melakukan sweeping, jika ada maka akan kita tindak tegas, masyarakat kami imbau cukup melaporkan jika ada pelanggaran itu kepada kami,” imbau Kapolres Banjarnegara, Selasa (23/7/2013).
Menurut Kapolres, tindakan sweeping dapat menyebabkan teror bagi masyarakat itu sendiri. Apalagi, jika sampai terjadi bentrok dengan warga.
“Selain itu tindakan brutal juga akan mencederai agama,” tuturnya.
Sejauh ini Polres Banjarnegara dan dinas terkait telah melakukan sosialisasi kepada sejumlah tempat hiburan dan karaoke untuk menghormati bulan Ramadan. Sementara terkait oprasi penyakit masyarakat polisi telah berhasil menyita 500 liter minuman keras dan ribuan petasan.
“Polisi menghimbau kepada warga untuk segera melaporkan jika ada tindakan pelanggaran hukum di wilayah Banjarnegara . Kami akan akan segera malakukan tindakan sesuai tatanan dan aturan hukum yang berlaku di Indonesia ,”tegasnya.
(lns)