Pendaftaran anggota baru KPU Depok sudah dibuka

Minggu, 21 Juli 2013 - 14:43 WIB
Pendaftaran anggota...
Pendaftaran anggota baru KPU Depok sudah dibuka
A A A
Sindonews.com - Tim seleksi calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok membuka pendaftaran bagi calon anggota KPU periode selanjutnya. Hal ini pasal 22 ayat 3 huruf E UU No 15 tahun 2011 tentang penyelenggaraan Pemilu.

Pendaftaran ini dibuka terkait habis masa jabatan anggota KPU Kota Depok yang jatuh tempo pada 27 September 2013. Penerimaan pendaftaran dibuka sejak 20-27 Juli 2013. Dokumen bisa diantar langsung ke Jalan Kartini, Pancoranmas, Depok setiap hari kerja.

"Pemilihan anggota KPU Kota Depok memang sudah tahapannya, masa jabatan habisnya 27 September, saya pribadi akan maju kembali," ujar Anggota KPU Kota Depok Impi Khani Badjuri, Minggu (21/07/2013).

Dia menyebutkan beberapa persyaratannya yang harus dipenuhi setiap peserta adalah, minimal berijazah SMA, usia minimal 30 tahun. Bagi mereka yang berpengalaman akan diutamakan, khususnya menyangkut wawasan mengenai demokrasi, perpolitikan dan pemilu.

Namun, ditegaskan olehnya, peserta tak boleh terdaftar di partai politik. "Kalaupun ada peserta yang pernah berkecimpung di parpol, harus sudah tak aktif sejak lima tahun terakhir, itupun harus ada surat resmi dari partai politiknya bahwa yang bersangkutan tidak lagi jadi anggota," terangnya.

Sementara itu, tahapan seleksi yang harus dilewati, lanjut dia, yakni seleksi tertulis, tes psikologi, tes kesehatan, dan tes wawancara. Di antara tes tersebut ada diskusi terarah untuk mengetahui peserta mempunyai bakat memimpin atau tidak, kecerdasannya akan terukur.

"Aturannya, dari timsel tingkat kota Depok akan loloskan 10 nama, lalu fit and propper test, lima terbaik akan dilantik, aturannya memang kalau KPU RI punya tujuh anggota, provinsi, kota dan kabupaten lima anggota," jelasnya.

Dia menambahkan, tim seleksi sudah terbentuk dengan nama-nama didominasi para akademisi. Kelimanya adalah Mantan Ketua Panwaslu Depok Sjamsuhadi, Dosen Universitas Indonesia Iva Kusuma, dan akademisi Alifatud Darojati Kusumaningtyas.

Selain itu ada, akademisi juga Badrul Munir dan Ida Ruwaida. "Timses sekarang semuanya di SK kan oleh provinsi, penjaringannya kami enggak tahu, karena provinsi dapat masukan dari masyarakat," tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Kantor Sekretariat DPD...
Kantor Sekretariat DPD Partai Perindo Puncak Jaya Dibakar, Deiron Kogoya: Pemilukada Sudah Selesai, Pelaku Harus Diusut!
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
3 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved