BLSM tak merata, kantor desa dirusak warga

Kamis, 18 Juli 2013 - 18:41 WIB
BLSM tak merata, kantor...
BLSM tak merata, kantor desa dirusak warga
A A A
Sindonews.com - Diduga buntut dari pembagian bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang tidak merata, Kantor Desa Carenang di Kampung Solear Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang dirusak warga sekitar.

Ratusan massa yang kesal dengan hal tersebut langsung mendatangi kantor desa. Massa yang sudah tidak bisa terkendali lagi langsung meluapkan kekesalannya menghancurkan jendela, pintu, kaca, dan membakar kursi serta meja kantor desa itu.

Abdul Mukti, Ketua RT 24/7 Kampung Solear Desa Carenang menuturkan, massa datang ke kantor desa sekitar pukul 07.00 WIB pagi, dengan jumlah sekira 100 orang. Ditambah kedatangan sekelompok pria yang mulai beringas dan merusak kantor desa sekitar pukul 09.00 WIB.

"Massa memecahkan kaca jendela dan pintu dengan batu dan kayu. Serta merusak rangka pintu dan jendela," kata Abdul di lokasi, Kamis (18/7/2013).

Dia menambahkan, kekecewaan itu terkait dengan pembagian dana konpensasi dari pemerintah dengan kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Tak lama setelah itu rombongan ibu-ibu datang ke kantor desa untuk mengambil BLSM. Ibu-ibu itu mengaku tidak dapat BLSM dan dapat informasi ada pembagian BLSM di kantor desa. Namun, yang ditemukan massa sedang merusak kantor desa, akhirnya dia pulang," papar Abdul didampingi warga dan tokoh masyarakat setempat.

Abdul mengungkapkan, sejauh ini belum diketahui persis penyebab aksi pengrusakan kantor desa ini. Namun, informasi yang berkembang diduga aksi anarkisme ini berkaitan dengan tidak meratanya BLSM.

"Setelah keributan itu kami dan pak Sekretaris Desa saat mau nenangin warga sudah terlambat. Kebetulan kantor desa tidak ada orang saat kejadian kerusuhan," ungkap Abdul.

Kanit Jatanras Polres Kota Tangerang, Iptu Noor Margantara menegaskan, keributan ini diduga akibat tidak meratanya BLSM yang berkaitan dengan Pilkades.

Guna kepastiannya kasusnya masih ditangani oleh Polsek Cisoka. "Polres hanya membackup saja, kasus tetap ditangani Polsek. Semua laporan juga ke Polsek. Sementara ini masih proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.

Pihaknya menambahkan, jika saat ini lokasi kejadian sudah diberi garis polisi. Sejumlah alat bukti seperti batu, bata, kayu, kaca, atap dan lainnya sudah diamankan ke Polsek.

Termasuk sisa meubeler yang dibakar di depan kantor Desa Carenang. "Sejauh ini di polsek masih pemeriksaan saksi. Dan akan ditangani lebih lanjut dan diproses hukum, seperti kejadian di Sepatan dan Kronjo," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
KJP Plus Oktober 2025...
KJP Plus Oktober 2025 Kapan Cair? Simak Prediksi Tanggal dan Besaran Dana Tiap Jenjang Pendidikan
Anggota DPD Pertanyakan...
Anggota DPD Pertanyakan Pencairan Dana Desa
Pencairan Insentif Prakerja...
Pencairan Insentif Prakerja Bermasalah? Ini Solusinya
Pencairan BLT Serentak...
Pencairan BLT Serentak di Depok
Hore, Dana KJP Plus...
Hore, Dana KJP Plus Sudah Cair Mulai 5 Desember 2025
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Desember 2025 dan Nominal Bantuan yang Diterima
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
1 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved