Dewan minta dana Bandara Selayar dikembalikan

Selasa, 16 Juli 2013 - 17:27 WIB
Dewan minta dana Bandara...
Dewan minta dana Bandara Selayar dikembalikan
A A A
Sindonews.com - Dewan perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta pengembalian dana pembangunan bandara perintis di Kecamatan Takabonerate Kabupaten Kepulauan Selayar ke kas daerah.

Juru bicara Fraksi PKS, Ariadi Arsal menegaskan, pengembalian anggaran sebesar Rp2,89 miliar mutlak dilakukan, karena pihak Bupati Selayar Syahrir Wahab dan Kadishub Sulsel Masykur A Sulthan telah melakukan pemindahan sepihak tanpa koordinasi dan persetujuan DPRD.

Akibatnya, lokasi pembangunan yang semula di tempatkan di Pulau Latondu, dipindahkan ke Kayu Adi yang dinilai tidak tepat sasaran. Bandara itu dibangun untuk mendukung program pariwisata di Takabonerate sebagai salah satu destinasi unggulan di Sulsel. Bandara ini langsung bisa mengakses lokasi wisata yang menjadi andalan Sulsel tersebut.

Ini untuk memperpendek jalur perjalanan wisatawan yang selama ini harus mengambil rute panjang untuk sampai ke daerah tersebut. Akan tetapi dengan bergesernya ke Pulau Kayuadi, jarak tempuh wisatawan bertambah . Dari Kayu Adi ke Takabonerate harus ditempuh lagi perjalanan empat jam dengan perjalanan laut.

Yang dipredikdiskan dapat memperpendek jalur penerbangan wisatawan, justru sebaliknya.

“Utuk pembangunan bandara di pulau Latondo, telah dipindahkan secara sepihak oleh Bupati Selayar ke Pulau Kayuadi, tanpa koordinasi dan persetujuan DPRD Sulsel. Kita anggap tidak ada pembangunan. Kalaupun membangun di tempat lain, mesti ada dokumen. Karena tidak ada dokumen, dana harus dikembalikan," kata Ariadi Arsal dalam sindang paripurna pemandangan umum fraksi APBD 2012, Selasa (16/7/2013).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meyakini jika pengalihan itu pasti didasari oleh alasan teknis. Syarul sendiri tidak mempermasalahkan sepanjang bandara masih ada di kawasan Takabonerate.

“Mau tidak mau yang paling bertanggung jawab adalah Bupati selayar. Tapi saya kira ini ada pertimbangan teknisnya. Mungkin pulaunya lebih tenang dan untuk penyeberangan bisa memanfaatkan perahu nelayan Nanti saya lihat dulu laporan lengkapnya,” kata Syahrul.
(lns)
Berita Terkait
Pembangunan Capai 60...
Pembangunan Capai 60 Persen, Bandara Singkawang Ditargetkan Beroperasi di Awal 2024
Presiden Jokowi Resmikan...
Presiden Jokowi Resmikan Bandara Toraja Senilai Rp800 M
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Baru Kediri Resmi Dimulai
Pembangunan Bandara...
Pembangunan Bandara Kediri Gunakan Skema KPBU
Proyek Bandara VVIP...
Proyek Bandara VVIP IKN Siap Dilelang Dini, Cek Jadwalnya
Cari Tahu Kelanjutan...
Cari Tahu Kelanjutan Pembangunan Bandara di Sebuai, Anggota Dewan Sambangi Bappedalitbang Kalteng
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved