72 ribu KK penerima BLSM Blitar direkap ulang

Selasa, 09 Juli 2013 - 17:40 WIB
72 ribu KK penerima...
72 ribu KK penerima BLSM Blitar direkap ulang
A A A
Sindonews.com - DPRD Kabupaten Blitar meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) segera merekap ulang data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM).

Sebab, dari laporan yang masuk, termasuk reaksi warga yang melakukan unjuk rasa, ditengarai masih banyak pemberian BLSM di Kabupaten Blitar yang tidak tepat sasaran.

"Hasil musyawarah antara Badan Pusat Statistik dan Dinas Sosial setempat, kami memutuskan untuk dilakukan validasi ulang terhadap data penerima BLSM yang ada," terang Ketua DPRD Kabupaten Blitar Guntur Wahono ini kepada wartawan, Selasa (9/7/2013).

Menurutnya, jumlah penerima BLSM di Kabupaten Blitar mencapai 72.026 kepala keluarga, sehingga penentuan penerima harus melalui verifikasi ketat termasuk harus memenuhi syarat "kemiskinan".

Faktanya, masih ada 70 KK miskin di Desa Bakung, Kecamatan Udanawu yang tidak menerima BLSM.

Sementara sejumlah orang kaya dengan penghasilan di atas rata-rata serta memiliki kendaraan roda empat, justru termasuk ke dalam golongan penerima BLSM.

Maka dengan validasi itu lanjut Guntur, data yang ada secara teknis akan diperiksa dan ditata ulang.
Sehingga orang - orang yang dinilai tidak memenuhi syarat, bisa tereliminasi.

"Petugas BPS akan kembali terjun ke lapangan dengan didampingi perangkat desa atau kades. Semua yang tidak benar harus diluruskan, " jelasnya.

Validasi ini berfungsi untuk pencairan dana BLSM bulan berikutnya. Jika dalam pembagian nanti masih muncul permasalahan serupa, kata Guntur legislatif akan mempertanyakan kesungguhan validasi.

"Kita akan mengawal permasalahan ini hingga tuntas," pungkasnya.

Sebelumnya menanggapi karut marutnya data penerima BLSM, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blitar Izul Marom mengatakan warga yang belum terdata bisa diusulkan ulang melalui musyawarah tingkat desa.

"Kemudian hasilnya disampaikan tertulis ke Kabupaten, dan Kabupaten yang akan menyampaikan ke pusat,"ujarnya.
(lns)
Berita Terkini
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
41 menit yang lalu
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Berhasil Dipadamkan 45 Persen di Hari ke-7 Penanganan
2 jam yang lalu
2 Wilayah Dilanda Karhutla,...
2 Wilayah Dilanda Karhutla, BNPB Catat Banjarbaru Terparah dengan 3,7 Hektare Terbakar
5 jam yang lalu
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
15 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
16 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
16 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Harvey Moeis...
Ini Alasan Harvey Moeis dan Sandra Dewi Masuk Daftar Penerima Bantuan BPJS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved