Pesan JK & Hasyim Muzadi untuk napi Sukamiskin
Jum'at, 05 Juli 2013 - 20:34 WIB
Pesan JK & Hasyim Muzadi untuk napi Sukamiskin
A
A
A
Sindonews.com - Ada pesan khusus disampaikan mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) kepada narapidana saat memberikan tausyiah dalam acara Kampoeng Keloearga di Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat.
Menurutnya, para narapidana harus menjalani hukuman dengan sabar. Sebab itu bagian dari konsekuensi yang harus diterima para narapidana atas perbuatannya.
"Bagaimana pun hal ini harus dijalani dengan sabar, dengan selalu mendekatkan diri kepada allah," kata JK, Jumat (5/7/2013).
Dalam kesempatan itu, JK memberi banyak pesan bagi para narapidana.
Selain memberikan pesan, kedatangan JK ke sana adalah untuk bersilaturahmi dengan para naraidana.
"Di sini banyak teman, banyak kerabat yang mendapat cobaan, yang perlu tanggung jawab. Jadi kita bersilaturahmi sebelum Ramadan," jelasnya.
Dia juga mengapresiasi kegiatan Kampoeng Keloearga yang digelar itu. Para narapidana bisa bertemu keluarganya sambil melakukan hal bermanfaat di sana, misalnya melalui kegiatan pasar murah.
Sementara Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatut Ulama (PBNU), Hasyim Muzadi memberikan penguatan moral bagi para narapidana.
"Kedua, kita juga memberi pesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar punya kemampuan untuk berdikari," tuturnya.
Khusus bagi narapidana, dia mengingatkan agar introspeksi jika sadar atas kesalahannya sehingga berakhir di jeruji besi.
Sedangkan bagi yang merasa tidak bersalah, ia mengingatkan agar mereka percaya bahwa Tuhan akan berbuat adil.
"Yang Maha Kuasa tidak akan menzalimi mereka (yang tidak bersalah)," tandas Hasyim.
Sementara itu, Kalapas Sukamiskin, Giri Purbadi, mengatakan kegiatan Kampoeng Keloearga adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan di sana.
"Setiap tahun menjelang Ramadan, kegiatan seperti ini selalu dilakukan," ungkapnya.
Pihaknya sengaja menghadirkan JK dan Hasyim Muzadi. Tujuannya agar para narapidana punya motivasi untuk menjadi orang yang jauh lebih baik.
Selama di lapas, mereka diharapkan bisa berubah ke arah positif.
"Mudah-mudahan saja mereka menjadi lebih baik dan sadar," tandas Giri.
Menurutnya, para narapidana harus menjalani hukuman dengan sabar. Sebab itu bagian dari konsekuensi yang harus diterima para narapidana atas perbuatannya.
"Bagaimana pun hal ini harus dijalani dengan sabar, dengan selalu mendekatkan diri kepada allah," kata JK, Jumat (5/7/2013).
Dalam kesempatan itu, JK memberi banyak pesan bagi para narapidana.
Selain memberikan pesan, kedatangan JK ke sana adalah untuk bersilaturahmi dengan para naraidana.
"Di sini banyak teman, banyak kerabat yang mendapat cobaan, yang perlu tanggung jawab. Jadi kita bersilaturahmi sebelum Ramadan," jelasnya.
Dia juga mengapresiasi kegiatan Kampoeng Keloearga yang digelar itu. Para narapidana bisa bertemu keluarganya sambil melakukan hal bermanfaat di sana, misalnya melalui kegiatan pasar murah.
Sementara Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatut Ulama (PBNU), Hasyim Muzadi memberikan penguatan moral bagi para narapidana.
"Kedua, kita juga memberi pesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar punya kemampuan untuk berdikari," tuturnya.
Khusus bagi narapidana, dia mengingatkan agar introspeksi jika sadar atas kesalahannya sehingga berakhir di jeruji besi.
Sedangkan bagi yang merasa tidak bersalah, ia mengingatkan agar mereka percaya bahwa Tuhan akan berbuat adil.
"Yang Maha Kuasa tidak akan menzalimi mereka (yang tidak bersalah)," tandas Hasyim.
Sementara itu, Kalapas Sukamiskin, Giri Purbadi, mengatakan kegiatan Kampoeng Keloearga adalah kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan di sana.
"Setiap tahun menjelang Ramadan, kegiatan seperti ini selalu dilakukan," ungkapnya.
Pihaknya sengaja menghadirkan JK dan Hasyim Muzadi. Tujuannya agar para narapidana punya motivasi untuk menjadi orang yang jauh lebih baik.
Selama di lapas, mereka diharapkan bisa berubah ke arah positif.
"Mudah-mudahan saja mereka menjadi lebih baik dan sadar," tandas Giri.
(lns)