Polemik Syiah, Pemprov Jatim bentuk forum rekonsiliasi

Jum'at, 05 Juli 2013 - 15:15 WIB
Polemik Syiah, Pemprov...
Polemik Syiah, Pemprov Jatim bentuk forum rekonsiliasi
A A A
Sindonews.com - Pemprov Jatim membentuk Forum Rekonsiliasi Syiah untuk mengatasi polemik keyakinan yang terjadi di Sampang, Madura.

Dalam forum tersebut, sejumlah elemen akan dipertemukan.

"Forum ini akan digagas oleh Instituts Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel. Kenapa kampus tersebut, IAIN memiliki kerjasama dengan Menteri Agama terkait rekonsiliasi," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo usai Sholat Jumat di Masjid Baitul Hamdi, Jalan Pahlawan, Jumat (5/7/2013).

Dalam persoalan tersebut, Pemprov Jatim kapasistasnya hanya diundang.

Menurut gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo ini, selain perwakilan warga penganut Syiah dan Organisasi masyarakat Islam Ikatan Jamaah Ahlulbait Indonesia (IJABI) yang diundang, YAPI (Yayasan Pesantren Islam), Nahdhotul Ulama (NU), Muhammadiyah, Akademisi serta elemen lain ikut hadir.

"Intinya forum itu akan mencari solusi terkait persoalan SYiah. Didalamnya juga nanti akan ada diskusi-diskusi penyeleseian persoalan," imbuh Pakde Karwo.

Soekarwo juga mengungkapkan, dalam forum tersebut juga akan membahas pelurusan terkait ajaran sesat.

"Ya salah satunya adalah pelurusan terkait ajaran sesat. Contoh, katanya Alquran tidak final," tambahnya.

Tapi, kapan forum itu akan digelar, Pakde Karwo belum bisa memastikan dan diharapkan dalam waktu dekat.

"Tepatnya kapan masih belum saya ucapkan. Yang jelas adalah dalam waktu dekat ini forum itu akan digelar," ungkapnya.

Yang terpenting saat ini, lanjut Pakde Karwo, adalah persoalan pendidikan terhadap sejumlah anak-anak para pengungsi Syiah yang tinggal di Rumah Susun (Rusun) Puspa Agro, Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo.

Untuk konsep pendidikkan ini adalah bagaimana anak-anak pengungsi Syiah memiliki pendidikan yang diakui secara kurikulum.

"Konsepnya adalah pendidikan secara klasikal. Sehingga nanti ketika kembali ke kampung halaman dapat melanjutkan pendidikan dan hasil pendidikannya diakui secara formal," tukasnya.
(lns)
Berita Terkait
Kisah Imam Abu Hanifah...
Kisah Imam Abu Hanifah Menyadarkan Seorang Pengikut Syiah
Kisah Shalahuddin Al...
Kisah Shalahuddin Al Ayyubi Menyerang Negeri Pengikut Syiah al-Ismailiyyah
Pimpinan dan Pengikut...
Pimpinan dan Pengikut Aliran Syiah Sampang Kembali ke Ahlus Sunnah Wal Jamaah
AS Ungkap 80 Lokasi...
AS Ungkap 80 Lokasi Milisi Syiah yang Hendak Diserang di Irak
3 Negara yang Diserang...
3 Negara yang Diserang Iran, 2 Target Adalah Sekutu Syiah Terdekat
Kilang Minyak Israel...
Kilang Minyak Israel di Haifa Diserang oleh Pejuang Syiah Irak
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
44 menit yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
48 menit yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
3 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
3 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Diskon Bayar PBB-P2 Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved