Gerakan hibah buku Kulonprogo tak penuhi target

Senin, 01 Juli 2013 - 17:07 WIB
Gerakan hibah buku Kulonprogo...
Gerakan hibah buku Kulonprogo tak penuhi target
A A A
Sindonews.com – Gerakan hibah buku yang digagas Pemkab Kulonprogo tak berhasil memenuhi targel. Gerakan ini tak mendapat respon dari PNS di lingkungan pemkab.

Target 11.000 eksemplar buku yang ditetapkan tidak terealisasi. Bahkan, buku yang terkumpul jauh dari target minimal yakni 50 persen.

Kasi Pengadaan, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kulonprogo Suprono mengatakan, sejak dilaunching pada pembukaan pameran buku, 24 Juni lalu hingga penutupan tanggal 30 Juni, gerakan hibah buku hanya berhasil mengumpulkan 808 eksemplar buku saja.

“Untuk judulnya ada 694 judul, kalau eksemplarnya hanya 808 eksemplar buku. Itu pun tidak semuanya dari PNS, ada satu berasal dari warga Kokap. Karena belum sesuai target, kami masih membuka kesempatan bagi yang akan menghibahkan bukunya,” ujar Suprono, Senin (1/7/2013).

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Supriyo mengatakan, hasil gerakan hibah buku memang jauh dari harapan. Bahkan gerakan itu tidak mencapai target minimal 50 persen atau 5.000 eksemplar buku, meski sudah ada Surat Edaran (SE) Bupati.

Menurut dia, tidak semua SKPD baik eselon II maupun III menghibahkan bukunya sesuai SE bupati. Di mana, eselon tiga diminta menghibahkan 10 eksemplar buku plus satu eksemplar dari msing-masing perangkat yang ada di dalamnya. Untuk eselon III lima buku plus satu dari masing-masing PNS.

“Tapi tidak ada yang komplit malah ada yang blong sama sekali, tidak menghibahkan buku satu pun. Yang komplit hanya dari instansi kami 42 eksemplar. Kami tidak patah semangat karena untuk menuju kebajikan kan memang tidak mudah. Walau pun kami sudah berusaha terus mengingatkan,” katanya.

Selanjutnya, kata Supriyo, seluruh hasil hibah akan didata dan dilaporkan kepada bupati. Termasuk nama instansi dan berapa eksemplar buku yang dihibahkan. Langkah itu selain sebagai laporan, juga karena instansinya tidak mungkin menegur instansi yang lebih tinggi.

“Jadi nanti biar kami serahkan kepada bapak bupati, mau bagaimana. Kami sudah berusaha dan kami laporkan hasilnya seperti ini. Kami tidak bisa berbuat lebih. Kami kan hanya kantor, tidak mungkin mengingatkan badan atau dinas,” tambahnya.
(lns)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
41 menit yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
2 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
3 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
3 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
4 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved