Ika ditemukan tewas di tengah hutan Blora

Rabu, 26 Juni 2013 - 19:59 WIB
Ika ditemukan tewas...
Ika ditemukan tewas di tengah hutan Blora
A A A
Sindonews.com - Ika Siti Rukmana yang baru lulus dari SMAN 1 Cepu, ditemukan tidak bernyawa di tengah hutan kawasan RPH Kajelan, BKPH Ledok, KPH Cepu, turut tanah Dukuh Blimbing, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kapolres Blora AKBP Kukuh Kalis Susilo mengatakan, korban ditemukan pada Selasa 25 Juni 2013, oleh Sukiman seorang penggembala sapi yang merupakan tetangga korban. Saat itu saksi melihat korban dalam keadaan tertelungkup di tengah hutan.

Karena takut, saksi kemudian menginformasikan temuan tersebut ke kepala Desa setempat, dan diteruskan ke Polsek Sambong. Pihak kepolisian yang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) langsung membawa jenasah korban ke RSU Cepu untuk diotopsi.

Kukuh menjelaskan, dari hasil otopsi yang dilakukan oleh tim forensik Polda Jateng, dini hari tadi. Diduga, korban meninggal akibat dijerat lehernya. Hal itu berdasarkan temuan tim forensik yang menemukan bekas jeratan di leher. Selain itu, tulang kerongkongan korban juga patah.

Namun, Kukuh mengaku, belum menemukan adanya unsur pemerkosaan terhadap korban. Sampai saat ini, dugaan sementara pembunuhan tersebut bermotif perampokan.

“Sepeda motor korban Honda Beat warna putih bernomor polisi K 4993 EY hilang, sehingga dugaan sementara motifnya adalah perampokan,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/6/2013).

Kapolsek Sambong AKP Joko Priyono menambahkan, korban merupakan warga Dukuh Blimbing Desa Sambongrejo. ”Lokasi penemuan dengan rumah korban berjarak kurang lebih 4 km,” terangnya.

Kapolsek menyatakan, diduga korban dibunuh pada Sabtu 22 Juni 2013 malam. Pasalnya, sebelum ditemukan sudah tidak bernyawa, diketahui korban pada hari itu meninggalkan rumah.

Korban pada saat itu sekitar pukul 17.00 WIB, pamitan kepada orang tuanya hendak pergi makan-makan bersama teman-temannya di taman Seribu Lampu, Cepu, untuk merayakan kelulusan. Tetapi sampai Sabtu malam, korban tidak kunjung pulang.

“Orang tua korban sempat melaporkan ke polsek, kalau anaknya belum pulang pada Minggu 23 Juni 2013 petang,” terangnya.

Menurut informasi, setelah lulus dari SMAN 1 Cepu, korban rencananya akan meneruskan sekolah ke AKBID Kediri. Bahkan korban dikabarkan sudah diterima di sekolah kebidanan tersebut.

“Saat ini kami bersama Reskim Polres Blora masih mengumpulkan bukti-bukti lain dan meminta kerangan saksi-saksi, untuk mecari pelaku pembunuhan tersebut,” tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Disergap di Ciamis,...
Disergap di Ciamis, Komplotan Perampok Setengah Miliar di Semarang Tertangkap
Berita Terkini
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
42 menit yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
52 menit yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
1 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
1 jam yang lalu
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
2 jam yang lalu
Kabaharkam Polri Imbau...
Kabaharkam Polri Imbau Pemudik di Bakauheni Waspada di Perjalanan
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Memiliki...
10 Negara yang Memiliki Wilayah Paling Luas di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved