KSPI desak pemerintah batalkan kenaikan harga BBM
Jum'at, 21 Juni 2013 - 14:41 WIB
KSPI desak pemerintah batalkan kenaikan harga BBM
A
A
A
Sindonews.com - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang rencananya akan diumumkan oleh pemerintah saat pergantian waktu, malam ini.
Rusdi, Sekjen KSPI mempertanyakan keberpihakan pemerintah pada rakyat. Pasalnya, kenaikan harga BBM ini justru menjelang hari-hari besar keagamaan dan tahun ajaran baru.
"Ini apa ini, sebentar lagi puasa, sebentar lagi Lebaran, tahun ajaran baru dimana rakyat membutuhkan tambahan ekonomi malah dipusingkan dengan kenaikan BBM yang buat semua harga naik nantinya," kata Rusdi, di depan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat (21/6/2013).
Karena itu, kata dia, pemerintah perlu mempertimbangkannya lagi, walaupun waktunya mepet untuk membatalkan kenaikan harga BBM yang akan berdampak langsung kepada ekonomi warga.
"Kita tetap mendorong untuk tidak naik, dan menolak kalau naik. Ini bukan aksi yang terakhir, akan ada lanjutannya," tukasnya.
Rusdi, Sekjen KSPI mempertanyakan keberpihakan pemerintah pada rakyat. Pasalnya, kenaikan harga BBM ini justru menjelang hari-hari besar keagamaan dan tahun ajaran baru.
"Ini apa ini, sebentar lagi puasa, sebentar lagi Lebaran, tahun ajaran baru dimana rakyat membutuhkan tambahan ekonomi malah dipusingkan dengan kenaikan BBM yang buat semua harga naik nantinya," kata Rusdi, di depan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat (21/6/2013).
Karena itu, kata dia, pemerintah perlu mempertimbangkannya lagi, walaupun waktunya mepet untuk membatalkan kenaikan harga BBM yang akan berdampak langsung kepada ekonomi warga.
"Kita tetap mendorong untuk tidak naik, dan menolak kalau naik. Ini bukan aksi yang terakhir, akan ada lanjutannya," tukasnya.
(san)