DKR Depok kritik harga sekantong darah Rp250 Ribu
Minggu, 09 Juni 2013 - 20:13 WIB
DKR Depok kritik harga sekantong darah Rp250 Ribu
A
A
A
Sindonews.com – Mahalnya harga darah di Depok mendapatkan kritik dari Lembaga Swasdaya Manusia (LSM) Kesehatan Depok. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Kota Depok Roy Pangharapan.
Ia menilai, tidak etis jika sampai diketahui darah yang berasal dari pendonor diperjual belikan.
“Pada prinsipnya darah tidak boleh diperjual belikan, karena yang mendonor kan darah tersebut niatnya untuk membantu sesama, dan mereka ikhlas dalam mendonorkan darahmya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (9/6/2013).
Tidak hanya itu, ia juga menyayangkan harga pengganti pengolahan darah yang terbilang mahal di Kota Depok ini.
“Boleh saja ada biaya, tapi tidak seharusnya semahal itu. Karena kasihan untuk warga yang tidak mampu terlebih mereka pasien Jamkesda,” tegasnya.
Ia menilai, tidak etis jika sampai diketahui darah yang berasal dari pendonor diperjual belikan.
“Pada prinsipnya darah tidak boleh diperjual belikan, karena yang mendonor kan darah tersebut niatnya untuk membantu sesama, dan mereka ikhlas dalam mendonorkan darahmya,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (9/6/2013).
Tidak hanya itu, ia juga menyayangkan harga pengganti pengolahan darah yang terbilang mahal di Kota Depok ini.
“Boleh saja ada biaya, tapi tidak seharusnya semahal itu. Karena kasihan untuk warga yang tidak mampu terlebih mereka pasien Jamkesda,” tegasnya.
(stb)