Bocah SD, ditusuk paku teman sekelasnya

Kamis, 06 Juni 2013 - 17:17 WIB
Bocah SD, ditusuk paku...
Bocah SD, ditusuk paku teman sekelasnya
A A A
Sindonews.com - Kristian Arvero Iwantra (12), bocah kelas IV SD Negeri V Ngaliyan Semarang, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (6/6/2013) siang.

Ditemani ibundanya, Rini Setiyowati (51) dan kakaknya, Regina Wijaya (30), Kristian mengadu telah dikeroyok sekira 7 orang teman sekelasnya.

Tak hanya dipukuli dan ditendang, Kristian mengaku diserang menggunakan sebuah paku berukuran cukup besar. Itu membuat punggung tangan kanannya luka cukup dalam sehingga harus mendapat perawatan ekstra.

“Saya dikeroyok teman – teman, di dalam kelas. Hari Rabu (5/6/). Hidung saya berdarah dan tangan saya ditusuk paku,” ungkapnya sembari memegang mainan robot – robotan warna kuning yang dibawanya ke kantor polisi.

Di depan petugas piket, Kristian mengatakan dua orang yang dihafal mengeroyoknya bernama T dan R. Insiden pengeroyokan itu diawali pada Rabu pagi hari di lingkungan sekolah. Sepatu milik pelapor (Kristian) diinjak temannya yang bernama T itu. Atas perlakukan itu, pelapor membalas dengan mengatakan “Woo anake Lilik. (woo anaknya Lilik),” ucapnya.

Orang tua T, diketahui bernama Lilik. Oleh karena itu, pelapor memanggil T dengan menyebut nama orang tuanya, karena tidak terima sepatunya diinjak hingga kotor. Ternyata, T emosi dan menampar pipi pelapor dua kali.

“Saya balas menampar pipinya dua kali,” katanya.

Ternyata, insiden itu tidak selesai di situ. Saat waktu istirahat tiba, T menantang pelapor untuk berkelahi di kompleks kuburan yang memang tidak jauh dari lingkungan sekolah. Ternyata, T datang bersama sekitar enam temannya, termasuk R. Pelapor dipaksa masuk ke dalam kelas, dan pintunya dikunci. Di dalam kelas itu, pelapor dikeroyok tujuh teman sekelasnya.

“Saya dipukul dan ditendang, diinjak – injak. Ada yang nendang kepala. Saat saya melindungi kepala dengan tangan, T itu langsung menusuk saya pakai paku,” lanjutnya.

Tak lama setelah insiden itu, pelapor mengatakan kalau guru – gurunya terkesan cuek. Bahkan menjadi sasaran kemarahan guru – gurunya.

Rini, ibu pelapor, mengungkapkan kekecewaannya atas pihak sekolah yang dinilai tidak bisa mengatasi persoalan ini. Pasalnya, anaknya itu sudah kali ke enam ini dikeroyok teman – teman sekelasnya.

“Pas pulang sekolah Rabu itu, bajunya sudah banyak darah. Sampai sesak nafas, karena dadanya sakit. Dua minggu yang lalu, anak saya ini juga dikeroyok di sekolahan. Mukanya sampai banyak luka karena dicakar kuku,” tambah warga Jalan Wahyu Asri nomor 20, Kecamatan Ngaliyan itu.

Ketika ditanyakan kenapa anaknya sering dikeroyok, Rini mengatakan hal itu biasanya dipicu masalah kecil. Tapi ada semacam geng di kelas itu, sehingga anaknya sering menjadi korban pengeroyokan.

“Saya juga menyesalkan pihak sekolah yang tidak bisa menangani ini. Karena berulang – ulang,” ungkapnya.

Regina, menunjukkan surat visum dari RSUD Tugurejo Semarang. Hasil visum itu tergister nomor RM 417694.

“Selain melapor polisi, kami juga akan menuntut pihak sekolah agar bisa cepat menangani hal seperti ini. Bagaimana bisa terjadi adik saya ditusuk paku, dikeroyok teman – teman sekelasnya, dan terjadi di lingkungan sekolah,” paparnya.

Laporan itu, diterima pihak kepolisian walaupun belum dibuatkan surat pelaporan resmi. Kepala Sub Bagian Humas Polrestabes Semarang, Komisaris Willer Napitupulu, mengatakan insiden seperti ini akan dikoordinasikan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal.

“Kalau dilihat terlapornya juga masih di bawah umur. Ini dilematis. Pihak sekolah juga akan dilibatkan untuk turut menyelesaikan, agar kejadian seperti ini tidak dianggap sepele,” katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
4 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
4 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
4 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
5 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
6 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Wakil Panglima...
Profil Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Teman Seangkatan Jenderal Agus Subiyanto
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved