Ahok pimpin rapat evaluasi program KJS
Senin, 03 Juni 2013 - 18:14 WIB
Ahok pimpin rapat evaluasi program KJS
A
A
A
Sindonews.com – Pemprov DKI Jakarta akhirnya melakukan evaluasi, terhadap program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Evaluasi ini langsung dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama (Ahok).
Sebelum memasuki ruang rapat, Ahok mengaku, selain rapat evaluasi secara keseluruhan program KJS, pihaknya juga akan membahas tarif dan kelas kamar rumah sakit.
"Nanti kita mau bahas tarif sama kelas rumah sakit," singkat Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (3/6/2013).
Dia menambahkan, kegiatan evaluasi juga membahas tindakan dokter dalam menangani pasien KJS. Dari itu, pihaknya akan menanyakan langsung dari pihak rumah sakit sebagai provider program KJS.
"Jadi, penentuan kelas rumah sakit. Jangan dari jumlah kelas kamar, tapi dari pelayanan dokter," ujarnya.
Kegiatan evaluasi terhadap dokter, menurut Ahok penting dilakukan agar bisa terdekteksi kualitas dokter dalam menangani pasien KJS. Ahok berharap, program KJS tidak memaksa kemampuan dokter sehingga tindakan malpraktik bisa dihindari.
"Jangan sampai dokter tidak mampu nanti jadinya malapraktik. Nanti kita mau mendengarkan komentar rumah sakit-rumah sakit," tambahnya.
Seperti diketahui, rapat pembahasan program dan evaluasi program KJS masih berlangsung di ruang rapat wakil Gubernur DKI Jakarta. Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan pimpinan rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan DKI, PT Askes, tim Ahli dari Kemenkes dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama.
Sebelum memasuki ruang rapat, Ahok mengaku, selain rapat evaluasi secara keseluruhan program KJS, pihaknya juga akan membahas tarif dan kelas kamar rumah sakit.
"Nanti kita mau bahas tarif sama kelas rumah sakit," singkat Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (3/6/2013).
Dia menambahkan, kegiatan evaluasi juga membahas tindakan dokter dalam menangani pasien KJS. Dari itu, pihaknya akan menanyakan langsung dari pihak rumah sakit sebagai provider program KJS.
"Jadi, penentuan kelas rumah sakit. Jangan dari jumlah kelas kamar, tapi dari pelayanan dokter," ujarnya.
Kegiatan evaluasi terhadap dokter, menurut Ahok penting dilakukan agar bisa terdekteksi kualitas dokter dalam menangani pasien KJS. Ahok berharap, program KJS tidak memaksa kemampuan dokter sehingga tindakan malpraktik bisa dihindari.
"Jangan sampai dokter tidak mampu nanti jadinya malapraktik. Nanti kita mau mendengarkan komentar rumah sakit-rumah sakit," tambahnya.
Seperti diketahui, rapat pembahasan program dan evaluasi program KJS masih berlangsung di ruang rapat wakil Gubernur DKI Jakarta. Hadir dalam rapat tersebut, perwakilan pimpinan rumah sakit, Kepala Dinas Kesehatan DKI, PT Askes, tim Ahli dari Kemenkes dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Thahaja Purnama.
(stb)