Buron ke Tangerang, penusuk bocah di Palembang tertangkap
Kamis, 30 Mei 2013 - 18:32 WIB
Buron ke Tangerang, penusuk bocah di Palembang tertangkap
A
A
A
Sindonews.com - Fredi alias Kasim (39) seorang sarjana informatika di Palembang, Sumatera Selatan, pembunuh bocah berusia tujuh tahun M Muslim, akhirnya tertangkap. Tersangka ditangkap di tempat persembunyiannya, kawasan Cisoka, Kabupaten Tangerang, oleh petugas Sat Reskrim Polsek Cisoka.
Kapolsek Cisoka AKP Agus Hermanto mengatakan, Eferedy adalah buronan Polsek Kalidoni, Resort Kota Palembang. Tersangka merupakan buron, karena kasus penganiayaan berat.
“Tersangka kami tangkap dipersembunyiannya, Perum Griya Cisoka, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka. Dia melakukan penusukan terhadap anak tetangganya M Muslim (7), di bagian perut, dada dan kaki," ujarnya, kepada wartawan, di Tangerang, Kamis (30/5/2013).
Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi untuk melimpahkan kasus pembunuhan bersama tersangkanya, ke Polsek Kalidoni. Saat ditanya motif penusukan bocah tersebut, Agus mengaku masih melakukan pendalaman.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi brutal Kasim terjadi, pada Jumat 24 Mei 2013, usai salat Jumat. Peristiwa itu bermula, ketika korban diajak tersangka bermain game play Stasion di rental miliknya. Ketika asik bermain, korban dipanggil pelaku ke dalam kamar.
”Entah bagaimana caranya dia (tersangka) melukai perut anak saya, dadanya dan kakinya, hingga darah berhamburan keluar dari tubuh anak saya waktu itu,” terang ibu korban Enny (33).
Saat menuju ke rumah tersangka, tiba-tiba saja ibu tersangka memberi tahu kalau Alim dibunuh oleh anaknya. Tak kuasa, Enny berteriak histeris. Teriakan ibu korban, kontan membuat warga setempat berhamburan keluar, dan langsung masuk ke rumah tersangka untuk mengecek keberadaan anaknya.
Setelah di cek, ternyata benar. Anaknya sudah terkapar bermandikan darah di kamar tersangka. "Lalu warga yang membantu bilang masih bernafas, dan anak saya dilarikan ke rumah sakit terdekat. Anak saya meninggal dunia Selasa 28 Mei 2013, di RSUD Dr Mohammad Hoesin Palembang," tandasnya.
Kapolsek Cisoka AKP Agus Hermanto mengatakan, Eferedy adalah buronan Polsek Kalidoni, Resort Kota Palembang. Tersangka merupakan buron, karena kasus penganiayaan berat.
“Tersangka kami tangkap dipersembunyiannya, Perum Griya Cisoka, Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka. Dia melakukan penusukan terhadap anak tetangganya M Muslim (7), di bagian perut, dada dan kaki," ujarnya, kepada wartawan, di Tangerang, Kamis (30/5/2013).
Saat ini, pihaknya sedang melakukan koordinasi untuk melimpahkan kasus pembunuhan bersama tersangkanya, ke Polsek Kalidoni. Saat ditanya motif penusukan bocah tersebut, Agus mengaku masih melakukan pendalaman.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi brutal Kasim terjadi, pada Jumat 24 Mei 2013, usai salat Jumat. Peristiwa itu bermula, ketika korban diajak tersangka bermain game play Stasion di rental miliknya. Ketika asik bermain, korban dipanggil pelaku ke dalam kamar.
”Entah bagaimana caranya dia (tersangka) melukai perut anak saya, dadanya dan kakinya, hingga darah berhamburan keluar dari tubuh anak saya waktu itu,” terang ibu korban Enny (33).
Saat menuju ke rumah tersangka, tiba-tiba saja ibu tersangka memberi tahu kalau Alim dibunuh oleh anaknya. Tak kuasa, Enny berteriak histeris. Teriakan ibu korban, kontan membuat warga setempat berhamburan keluar, dan langsung masuk ke rumah tersangka untuk mengecek keberadaan anaknya.
Setelah di cek, ternyata benar. Anaknya sudah terkapar bermandikan darah di kamar tersangka. "Lalu warga yang membantu bilang masih bernafas, dan anak saya dilarikan ke rumah sakit terdekat. Anak saya meninggal dunia Selasa 28 Mei 2013, di RSUD Dr Mohammad Hoesin Palembang," tandasnya.
(san)