FUJB dukung Jokowi-Ahok lanjutkan KJS
Rabu, 29 Mei 2013 - 19:47 WIB
FUJB dukung Jokowi-Ahok lanjutkan KJS
A
A
A
Sindonews.com - Program unggulan Pemerintah Jakarta Baru Kartu Jakarta Sehat (KJS) mendapat dukungan dari Forum Ulama Jakarta Baru (FUJB), lantaran dinilai positif dan berpihak kepada warga kelas menengah ke bawah.
Menurut Ketua Umum FUBJ Ibrahim Lutfi Alatas, program KJS jauh bermanfaat ketimbang program sebelumnya yang menggunakan sistem Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Keluarga Miskin (Gakin).
“Jamkesda dan Gakin itu cara-cara ruwet yang masyarakat enggak ada yang mengakses. Cara-cara ruwet yang masyarakat mendapatkan saja bingung,” kata Ketua Umum FUJB Ibrahim Lutfi Alatas, di Jakarta, Rabu (29/5/2013).
Program KJS juga dinilai memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Menurutnya, permintaan pasien di rumah sakit mengalami peningkatan saat diterapkannya program KJS oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Sistem ini (KJS) kita menyederhanakan agar masyarakat dapat layanan kesehatan secara mudah. Hal itu terbukti dengan membludak tadi, dan itu yang harus dibenahi,” terangnya.
Untuk itu, meski politikus Kebon Sirih banyak yang mempertanyakan dan menganggap gagal program itu, pihaknya akan tetap mendukung Jokowi-Ahok agar menyempurnakan sistem KJS yang masih menyimpan kelemahan.
"Ya, memang seharusnya semua rumah sakit mempunyai tanggung jawab sesuai kemanusiaan, punya tanggung jawab itu. Jadi, hanya gara-gara masalah berkaitan dengan untung dan rugi, tau-tau mundur,” pungkasnya.
Dengan demikian, atas kondisi apapun, Forum Umat Jakarta Baru berniat akan tetap mendukung penuh dan berperan aktif dalam pelaksanaan program KJS untuk masyarakat Jakarta.
Menurut Ketua Umum FUBJ Ibrahim Lutfi Alatas, program KJS jauh bermanfaat ketimbang program sebelumnya yang menggunakan sistem Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dan Keluarga Miskin (Gakin).
“Jamkesda dan Gakin itu cara-cara ruwet yang masyarakat enggak ada yang mengakses. Cara-cara ruwet yang masyarakat mendapatkan saja bingung,” kata Ketua Umum FUJB Ibrahim Lutfi Alatas, di Jakarta, Rabu (29/5/2013).
Program KJS juga dinilai memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Menurutnya, permintaan pasien di rumah sakit mengalami peningkatan saat diterapkannya program KJS oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Sistem ini (KJS) kita menyederhanakan agar masyarakat dapat layanan kesehatan secara mudah. Hal itu terbukti dengan membludak tadi, dan itu yang harus dibenahi,” terangnya.
Untuk itu, meski politikus Kebon Sirih banyak yang mempertanyakan dan menganggap gagal program itu, pihaknya akan tetap mendukung Jokowi-Ahok agar menyempurnakan sistem KJS yang masih menyimpan kelemahan.
"Ya, memang seharusnya semua rumah sakit mempunyai tanggung jawab sesuai kemanusiaan, punya tanggung jawab itu. Jadi, hanya gara-gara masalah berkaitan dengan untung dan rugi, tau-tau mundur,” pungkasnya.
Dengan demikian, atas kondisi apapun, Forum Umat Jakarta Baru berniat akan tetap mendukung penuh dan berperan aktif dalam pelaksanaan program KJS untuk masyarakat Jakarta.
(san)