Pukul 10.00-14.00, KRL tak berhenti di UI
Minggu, 28 April 2013 - 14:19 WIB
Pukul 10.00-14.00, KRL tak berhenti di UI
A
A
A
Sindonews.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) meminta seluruh penumpang jurusan Jakarta - Bogor untuk memahami sosialisasi tiket elektronik (E - Ticketing) yang bakal diberlakukan. Salah satu sosialisasi caranya adalah kereta rel listrik (KLR) tidak berhenti di Stasiun Universitas Indonesia.
Hal itu banyak dikeluhkan oleh penumpang, khusunya mahasiswa. Ujicoba sosialisasi itu mulai 25-30 April 2013. KRL tidak berhenti di Stasiun UI pukul 10.00-14.00 WIB.
"1 Juni 2013 akan diberlakukan e-ticketing. Oleh karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Di Stasiun UI tak ada mesin tiket elektronik, karena itu KRL tidak berhenti," ujar Humas DAOP I PT KAI, Sukendar Mulya, (27/04/2013).
Sukendar memahami banyak keluhan dari penumpang khususnya mahasiswa. Namun ia menegaskan agar para penumpang bisa maklum demi kenyamanan dan sterilisasi di sepanjang peron.
"Memang komplainnya sudah dari Desember, kami paham itu. Karena itu untuk adik - adik mahasiswa yang perlu berhenti di UI untuk sementara naik ojek dulu deh, baru UI dulu kok sejauh ini," tegasnya.
Sukendar mengatakan, sosialisasi itu akan terus berlanjut pada stasiun-stasiun yang belum memiliki mesin tiket elektronik. Sejalan dengan hal itu, PT KAI juga secara bertahap akan memasang mesin tiket elektronik pada stasiun yang memiliki tiket elektronik di stasiun Jakarta-Bogor.
Sukendar membantah bahwa tidak berhentinya KRL di Stasiun UI tersebut karena mahasiswa UI memprotes pembongkaran kios di dalam Stasiun UI.
"Kami sudah berkumpul di Ombudsman. Ketika itu hadir PT KAI, Kementerian Perhubungan, stake holder lainnya, dan perwakilan pemerintah di dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dalam pertemuan itu semua sepakat untuk penataan stasiun," katanya.
Hal itu banyak dikeluhkan oleh penumpang, khusunya mahasiswa. Ujicoba sosialisasi itu mulai 25-30 April 2013. KRL tidak berhenti di Stasiun UI pukul 10.00-14.00 WIB.
"1 Juni 2013 akan diberlakukan e-ticketing. Oleh karena itu sosialisasi terus kami lakukan. Di Stasiun UI tak ada mesin tiket elektronik, karena itu KRL tidak berhenti," ujar Humas DAOP I PT KAI, Sukendar Mulya, (27/04/2013).
Sukendar memahami banyak keluhan dari penumpang khususnya mahasiswa. Namun ia menegaskan agar para penumpang bisa maklum demi kenyamanan dan sterilisasi di sepanjang peron.
"Memang komplainnya sudah dari Desember, kami paham itu. Karena itu untuk adik - adik mahasiswa yang perlu berhenti di UI untuk sementara naik ojek dulu deh, baru UI dulu kok sejauh ini," tegasnya.
Sukendar mengatakan, sosialisasi itu akan terus berlanjut pada stasiun-stasiun yang belum memiliki mesin tiket elektronik. Sejalan dengan hal itu, PT KAI juga secara bertahap akan memasang mesin tiket elektronik pada stasiun yang memiliki tiket elektronik di stasiun Jakarta-Bogor.
Sukendar membantah bahwa tidak berhentinya KRL di Stasiun UI tersebut karena mahasiswa UI memprotes pembongkaran kios di dalam Stasiun UI.
"Kami sudah berkumpul di Ombudsman. Ketika itu hadir PT KAI, Kementerian Perhubungan, stake holder lainnya, dan perwakilan pemerintah di dari Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Dalam pertemuan itu semua sepakat untuk penataan stasiun," katanya.
(rsa)