Terbang rendah, helikopter di HI ingin ambil foto
Rabu, 24 April 2013 - 15:03 WIB
Terbang rendah, helikopter di HI ingin ambil foto
A
A
A
Sindonews.com - Aparat kepolisian terus menyelidiki dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan terkait kasus helikopter hijau terbang rendah di seputar Bundaran Hotel Indonesia, pada Kamis 23 April 2013.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, berdasarkan fakta yang didapatkan petugas di lapangan, helikopter tersebut agak lama terbang rendah dan sepertinya ingin mengambil foto.
"Terbang rendah sekitar hitungan menit, sepertinya ingin ambil foto," ujar Rikwanto, sata dihubungi Sindonews, Kamis (24/4/3013).
Ditambahkan dia, saat terbang rendah tersebut, helikopter sempat membuka pintu. Diduga, hal itu dilakukan agar bisa lebih leluasa dalam mengambil gambar foto. "Helikopter tersebut berwarna hijau, dan sempat membuka pintu," tambahnya.
Menurut Rikwanto, batas terbang rendah helikopter dipatok setinggi patung selamat datang Bundaran Hotel Indonesia. Jika di bawahnya sama saja melakukan manuver dan harus memiliki izin. "Izin tersebut agar kita tahu untuk apa," terangnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini belum ada pihak yang dirugikan akibat manuver helikopter misterius tersebut. Hanya saja, masyarakat sempat dikagetkan dengan kejadian itu, karena penerbangannya terjadi di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Tujuan kita jangan sampai masyarakat bertanya-tanya," tutupnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, berdasarkan fakta yang didapatkan petugas di lapangan, helikopter tersebut agak lama terbang rendah dan sepertinya ingin mengambil foto.
"Terbang rendah sekitar hitungan menit, sepertinya ingin ambil foto," ujar Rikwanto, sata dihubungi Sindonews, Kamis (24/4/3013).
Ditambahkan dia, saat terbang rendah tersebut, helikopter sempat membuka pintu. Diduga, hal itu dilakukan agar bisa lebih leluasa dalam mengambil gambar foto. "Helikopter tersebut berwarna hijau, dan sempat membuka pintu," tambahnya.
Menurut Rikwanto, batas terbang rendah helikopter dipatok setinggi patung selamat datang Bundaran Hotel Indonesia. Jika di bawahnya sama saja melakukan manuver dan harus memiliki izin. "Izin tersebut agar kita tahu untuk apa," terangnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini belum ada pihak yang dirugikan akibat manuver helikopter misterius tersebut. Hanya saja, masyarakat sempat dikagetkan dengan kejadian itu, karena penerbangannya terjadi di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
"Tujuan kita jangan sampai masyarakat bertanya-tanya," tutupnya.
(san)