1.231 peserta akan ikut ujian Kejar Paket B
Jum'at, 19 April 2013 - 14:58 WIB
1.231 peserta akan ikut ujian Kejar Paket B
A
A
A
Sindonews.com – Sebanyak 1.231 peserta dijadwalkan mengikuti ujian kejar Paket B mulai 22-24 April mendatang. Mereka berasal dari 36 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang ada di Kulonprogo.
Kabid Pendidikan Nonformal Informal, Seni dan Olahraga Dinas Pendidikan Kulonprogo, Eko Teguh Santoso mengatakan, 1.231 peserta yang akan mengikuti ujian kejar Paket B terdiri dari 516 pria dan 715 wanita. Angka ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya 872 orang.
“Mereka akan mengikuti ujian kejar paket mulai 22-24 Apil. Jadwalnya sama dengan UN SMP, hanya digelar siang hari. Nanti ujian digelar di masing-masing PKBM dengan meminjam ruangan sekolah dasar,” kata Eko, Jumat (19/4/2013).
Menurut Eko, jumlah peserta ujian kejar Paket B tahun ini hampir dua kali lipat tahun sebelumnya. Yakni dari 872 orang menjadi 1.231. Peningkatan ini seiring berlipatnya jumlah PKBM setelah adanya alokasi anggaran dari APBN untuk kepentingan tersebut.
Tahun lalu, di Kulonprogo hanya terdapat 4 PKBM saja dan tahun ini bertambah drastic menjadi 36 plus 1 SKB.
“Jumlah PKBM-nya hampir merata di semua kecamatan. Total ada 36 dan 1 SKB. Hanya saja memang ada beberapa yang jumlahnya lebih banyak. Seperti di Panjatan, di sana ada 6 PKBM,” katanya.
Kabid Pendidikan Nonformal Informal, Seni dan Olahraga Dinas Pendidikan Kulonprogo, Eko Teguh Santoso mengatakan, 1.231 peserta yang akan mengikuti ujian kejar Paket B terdiri dari 516 pria dan 715 wanita. Angka ini jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya 872 orang.
“Mereka akan mengikuti ujian kejar paket mulai 22-24 Apil. Jadwalnya sama dengan UN SMP, hanya digelar siang hari. Nanti ujian digelar di masing-masing PKBM dengan meminjam ruangan sekolah dasar,” kata Eko, Jumat (19/4/2013).
Menurut Eko, jumlah peserta ujian kejar Paket B tahun ini hampir dua kali lipat tahun sebelumnya. Yakni dari 872 orang menjadi 1.231. Peningkatan ini seiring berlipatnya jumlah PKBM setelah adanya alokasi anggaran dari APBN untuk kepentingan tersebut.
Tahun lalu, di Kulonprogo hanya terdapat 4 PKBM saja dan tahun ini bertambah drastic menjadi 36 plus 1 SKB.
“Jumlah PKBM-nya hampir merata di semua kecamatan. Total ada 36 dan 1 SKB. Hanya saja memang ada beberapa yang jumlahnya lebih banyak. Seperti di Panjatan, di sana ada 6 PKBM,” katanya.
(ysw)