5 Parpol ogah laporkan dana hibah

Senin, 15 April 2013 - 13:59 WIB
5 Parpol ogah laporkan...
5 Parpol ogah laporkan dana hibah
A A A
Sindonews.com - Lima dari 10 partai politik (Parpol) yang ada di Kulonprogo hingga kini belum menyerahkan surat pertanggungjawaban penggunaan dana hibah dari Pemkab. Padahal, ke-10 parpol itu menerima dana hingga Rp689 juta pertahun.

‪Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kulonprogo Anang Suharsa mengatakan, SPJ dana hibah parpol seharusnya sudah diserahkan sejak Fabruari lalu. Apalagi, saat itu, seluruh parpol berjanji segera menyerahkan SPJ.

"Tapi ternyata sampai sekarang, dari 10 parpol yang mendapat hibah, baru lima saja yang SPJ. Ini tidak sesuai komitmen yang dibuat parpol sendiri. Katanya siap segera, tapi ternyata tidak. Demokrat salah satunya ," kata Anang, Senin (15/4/2013).

Dia mengatakan, Kesbangpol sudah mengirimkan surat pemberitahuan agar parpol segera memenuhi kewajibannya. Menurutnya, penyerahan SPJ akan mempengaruhi pencairan hibah untuk parpol pada tahun 2013 ini.

"Semakin cepat SPJ terkumpul, semakin cepat anggaran hibah dicairkan," katanya.

Menurut Anang, hibah diberikan untuk 10 parpol yang memilikikursi di DPRD Kulonprogo. Dana yang diberikan mencapai Rp689 juta pertahun. PAN menempati urutan pertama penerima hibah terbesar Rp144 juta, disusul PDIP Rp132 juta, kemudian PKB Rp86 juta.

Partai Golkar menerima Rp86 juta, Demokrat Rp73 juta, PKS Rp62 juta, Gerindra Rp36 juta, PPP Rp32 juta, PKPB Rp19 juta, dan terakhir PDK sebesar Rp16 juta. Bantuan diberikan sejak 2010 hingga 2014.

"Untuk yang lolos Pemilu 2014, besarannya ditentukan perolehan suara," terangnya.

Kepala Seksi Organisasi Politik dan Ormas Yuliana mengatakan, SPJ menjadi salah satu syarat untuk mencairkan anggaran hibah parpol. SPJ yang diserahkan parpol, terlebih dahulu diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Jika tidak ditemukan adanya penyalahgunaan anggaran, hasil audit digunakan sebagai lampiran.

"Kami masih menunggu parpol lain agar pencairan hibah berikutnya bisa diproses lebih cepat. Mudah-mudahan secepatnya," katanya.
(rsa)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
26 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved