TB Hasanuddin: Pernyataan Komnas HAM bisa runyamkan situasi politik

Sabtu, 13 April 2013 - 13:01 WIB
TB Hasanuddin: Pernyataan...
TB Hasanuddin: Pernyataan Komnas HAM bisa runyamkan situasi politik
A A A
Sindonews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) diminta untuk bisa menunjukkan bukti-bukti jika ingin menyimpulkan insiden penembakan di dalam sel Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta, beberapa waktu lalu merupakan pelanggaran HAM.

Pernyataan Ketua Komnas HAM Siti Noor Laila yang menyebut pelaku penembakan dalam lapas itu adalah institusi negara harus segera dibutikan agar tidak menimbulkan kebingungan publik.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menegaskan, sebuah kasus dianggap sebagai pelanggaran HAM harus memenuhi sejumlah unsur.

"Apakah benar dalam kasus itu ada yang mengorganisir?, Komnas HAM harus membuktikan ini," tukas TB Hassanudin, Sabtu (13/4/2013).

Tidak hanya unsur indikasi pengorganisiran, menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, Komnas HAM juga harus bisa membuktikan apakah benar kasus itu terjadi atas perintah atasan, lalu atasan itu mendapat perintah dari atasannya lagi sesuai hierarki?

Disebut sebagai pelanggaran HAM apabila penggunaan alat, perlengkapan, senjata dan biaya legal seizin negara cq TNI. Unsur lainnya adalah harus ada indikasi aksi penyerangan itu merupakan tugas dari negara atau dalam rangka mendukung kebijakkan negara.

"Jadi Ketua Komnas HAM harus bisa membuktikan semuanya parameter dan indikasi-indikasi tersebut, kalau tidak mampu membuktikan, pernyataan itu hanya akan membingungkan masyarakat dan menambah runyamnya situasi politik saat ini," tegas TB Hassanudin.

Perlu diketahui Komnas HAM menyatakan, pelaku penyerangan Cebongn adalah institusi negara, maka sesuai dengan pasal-pasal dalam UU No39 tahun 1999 tentang HAM, menjadi terpenuhi. Sedangkan di8 Hugos Cafe tindak kriminal murni.
(lns)
Berita Terkait
Beruntung, Lima Zodiak...
Beruntung, Lima Zodiak Ini Diramal Bakal Naik Gaji
Kenaikan Gaji Karyawan...
Kenaikan Gaji Karyawan di Indonesia akan Tetap Stabil di Tahun 2024
Fixed, Kemenkeu Pastikan...
Fixed, Kemenkeu Pastikan Gaji PNS Enggak Naik Tahun Depan
Rentan Teror Pihak Bermodal...
Rentan Teror Pihak Bermodal Besar, SHI: Kenaikan Gaji Jaga Rezeki Halal Hakim
Siap-siap! Kenaikan...
Siap-siap! Kenaikan Gaji PNS Bakal Diumumkan 16 Agustus 2024
Siap-siap, Rapel Kenaikan...
Siap-siap, Rapel Kenaikan Gaji PNS Cair Maret 2024
Berita Terkini
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
42 menit yang lalu
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Lingkar Barat Nagreg Macet Mengular hingga 5 Kilometer
52 menit yang lalu
Polisi Dibegal di Jalan...
Polisi Dibegal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang Bekasi, Motornya Dibawa Kabur Pelaku
1 jam yang lalu
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
1 jam yang lalu
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
2 jam yang lalu
Kabaharkam Polri Imbau...
Kabaharkam Polri Imbau Pemudik di Bakauheni Waspada di Perjalanan
2 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved