Morfologi Meranti punah ditemukan

Kamis, 11 April 2013 - 20:34 WIB
Morfologi Meranti punah...
Morfologi Meranti punah ditemukan
A A A
Sindonews.com - Tim Ekspedisi Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Kebun Raya Bogor menemukan Morfologi (bentuk) Pohon Meranti jenis Dipterocarpus Cinereus Sloot di hutan pulau Mursala, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut).

Penemuan ini diharapkan merupakan Meranti jenis Dipterocarpus Cinereus Sloot yang disebut-sebut telah lama hilang. Jika benar, Meranti itu akan dikembangbiakkan sekaligus dikonservasi kembali ke alamnya.

“Dari hasil yang kami cocokkan secara deskripsi maupun foto, penemuan kami secara morfologi ini hampir mirip sekali dengan Meranti yang fokus kami cari tersebut. Demikian juga dari hasil konsultasi kami ke seorang ahli Botani di Malaysia untuk kawasan Asia Tenggara juga menyebutkan bahwa secara koleksi steril (dari sisi daun, kayu, ukuran daun, bentuk benih dan lainnya seperti informasi dari masyarakat) pun merujuk apa yang kami cari itu,” kata anggota tim ekspedisi Yayan Wahyu C Kusuma kepada Sindo, Kamis (11/4/2013).

Tim ekspedisi peneliti dari LIPI Kebun Raya Bogor yang terdiri atas kelompok peneliti Reintroduksi dan Restorasi Kebun Raya Bogor yakni Yayan Wahyu C Kusuma, Wihermanto, Selin Siahaan dan Rahmat turun ke Tapteng pada 20 Maret 2013 lalu.

Ekpedisi pencarian jejak Meranti jenis Dipterocarpus cinereus Sloot di pulau Mursala itu dilakukan selama dua pekan lebih untuk mendeteksi keberadaan pohon keras itu.

“Hasilnya, kami temukan apa yang kami cari walaupun secara koleksi steril kami tidak mendapatkan bunga dan buah dari pohon Meranti tersebut,” tukasnya.

Sementara sekarang ini ungkap Yayan, pihaknya sedang menyusun untuk mempublikasikan hasil penemuan mereka tersebut ke dalam bentuk jurnal pendek sebagai bentuk informasi dan komunikasi.

Kedepannya, pihaknya juga kemungkinan akan turun kembali untuk mendeteksi atau memastikan jejak pohon yang mereka cari tersebut apakah juga berada di lokasi-lokasi lainnya di wilayah Tapteng.

“Waktu kami turun ke lokasi yakni Tapteng kebetulan sangat singkat, sehingga kami tidak dapat untuk menjelajahi masih ada tidaknya di lokasi lainnya,” tukasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
19 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
24 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
31 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
41 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
50 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
2 jam yang lalu
Infografis
Makam Firaun Misterius...
Makam Firaun Misterius Ditemukan setelah 3.600 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved