Pemkab delegasikan 20 jenis izin ke kecamatan
Rabu, 10 April 2013 - 11:28 WIB
Pemkab delegasikan 20 jenis izin ke kecamatan
A
A
A
Sindonews.com - Pemkab Kulonprogo melimpahkan 20 jenis perizinan ke kecamatan mulai 2014 mendatang. Pelimpahan dilakukan untuk mendekatkan sekaligus memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kulonprogo Agung Kurniawan mengatakan, persiapan pelimpahan perizinan sudah mulai dijalankan sejak tahun lalu.
"Semuanya ada 20 jenis perizinan yang dilimpahkan ke pemerintah kecamatan seperti IMB dari DPU, serta Izin Keramaian dari Disbudparpora. Persiapan sudah mulai sejak tahun lalu. Tahun ini dua orang dari tiap kecamatan dimagangkan,” kata Agung, Rabu (10/4/2013).
Dia menjelaskan, tahun 2013 ini terdapat tiga kecamatan percontohan yang akan menjalankan program tersebut, yakni Wates, Panjatan, dan Kalibawang. Tim teknis pemkab, kata dia, merencanakan dukungan anggaran dan pelaksanaannya.
Mesk begitu dia mengakui ada sejumlah kendala yang dihadapi. Antara lain keterbatasan jumlah dan kemampuan personel serta kondisi gedung kecamatan yang kurang representatif terutama dari aspek luas dan kualitas bangunan.
"Kami berencana menata sarana prasarana melalui anggaran perubahan 2013, serta mengoptimalkan kemampuan personel. Kami juga akan mengupayakan tambahan personel agar sesuai kebutuhan," terangnya.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kulonprogo Agung Kurniawan mengatakan, persiapan pelimpahan perizinan sudah mulai dijalankan sejak tahun lalu.
"Semuanya ada 20 jenis perizinan yang dilimpahkan ke pemerintah kecamatan seperti IMB dari DPU, serta Izin Keramaian dari Disbudparpora. Persiapan sudah mulai sejak tahun lalu. Tahun ini dua orang dari tiap kecamatan dimagangkan,” kata Agung, Rabu (10/4/2013).
Dia menjelaskan, tahun 2013 ini terdapat tiga kecamatan percontohan yang akan menjalankan program tersebut, yakni Wates, Panjatan, dan Kalibawang. Tim teknis pemkab, kata dia, merencanakan dukungan anggaran dan pelaksanaannya.
Mesk begitu dia mengakui ada sejumlah kendala yang dihadapi. Antara lain keterbatasan jumlah dan kemampuan personel serta kondisi gedung kecamatan yang kurang representatif terutama dari aspek luas dan kualitas bangunan.
"Kami berencana menata sarana prasarana melalui anggaran perubahan 2013, serta mengoptimalkan kemampuan personel. Kami juga akan mengupayakan tambahan personel agar sesuai kebutuhan," terangnya.
(ysw)