3 Fraksi mundur dari hak interpelasi

Senin, 27 Mei 2013 - 16:49 WIB
3 Fraksi mundur dari...
3 Fraksi mundur dari hak interpelasi
A A A
Sindonews.com - Sebanyak tiga fraksi yang awalnya mendukung, penggunaan hak interpelasi program KJS akhirnya mundur. Tiga fraksi itu antara lain, fraksi partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR DKI Jakarta Asraf Ali mengatakan, sejak awal fraksinya kurang mendukung rencana hak interpelasi, yang digagas sebagian anggota dewan. Sehingga, dirinya meminta kepada anggota di fraksinya untuk menarik mundur dari hak interpelasi.

"Kita minta anggota untuk menarik. Dia (anggota) siap menarik," kata Asraf, di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/5/2013).

Menurut Asraf, hak interpelasi bisa dilakukan jika menyangkut kebijakan yang bersifat strategis. Kata dia, dalam soal KJS, tidak perlu lagi adanya hak interpelasi. Karena sudah diselesaikan di komisi E.

Selain itu, soal KJS hanya pada perbedaan sistem pembayaran baru seperti INA-CBG's. Jadi, tidak perlu untuk di interpelasikan.

"Interpelasi kan diajukan untuk yang sifatnya strategis dari kebijakan itu," ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 5 fraksi sepakat melakukan penggalangan tanda tangan, untuk menggulirkan hak interpelasi KJS kepada Gubernur Joko Widodo. Lima fraksi itu antara lain, Demokrat, Golkar, Hanura, PPP dan PKB-PAN. Namun, fraksi Golkar, PPP dan Hanura akhirnya menarik mundur dari dukungan.

Dari 32 anggota DPRD DKI Jakarta yang menyatakan hak interlepasi mayoritas dari Fraksi Demokrat. Setidaknya ada 20 anggota Fraksi Demokrat yang menandatangani, Aliman Aat, Taufiqurahman, Habib Alaydrus, Abdul Mutholib, Sandy, Neneng Hasanah, Siti Sofiah, Mujiyono, Agung Haryono, Nawawi, Lucky, Berlin, Hendry Ali, Marie Amadea, Mirna Na'Amin, Santoso, Hardi, DR Marthin, Maria Hernie, Rukun Santoso, dan TS Yance.

Sementara anggota dewan lainnya yang masih bertahan berasal, dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa-Partai Amanat Nasional yakni Hidayat Ar Yasin dan Moh Asyari.

Sedangkan anggota dewan yang menyatakan mundur, Fraksi PPP yakni Matnoor Tindoor, Ichwan Zayadi, dan Abdul Aziz. Sementara dari Fraksi Partai Hanura-Partai Damai Sejahtera ada empat nama yakni Fahmi Zulfikar, Guntur, Farel Silalahi dan Suprawito.

Satu-satunya anggota dewan dari Partai Golkar yang juga membubuhkan tanda tangan yakni Rudin Akbar Lubis.
(stb)
Berita Terkait
Kenaikan Gaji Fantastis...
Kenaikan Gaji Fantastis DPRD DKI Disindir Warganet Ramai-Ramai
Pekan Depan Pimpinan...
Pekan Depan Pimpinan Definitif DPRD DKI Jakarta Diumumkan di Rapat Paripurna
Perumus Tatib DPRD DKI...
Perumus Tatib DPRD DKI 2024-2029 Terbentuk, Ketua Definitif Dibacakan saat Paripurna
DPRD Endus Kejanggalan...
DPRD Endus Kejanggalan Bongkar Pasang Reklame di Pospol Simpang Harmoni dan Lapangan Banteng
Anak Politisi Dilantik...
Anak Politisi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jakarta 2024-2029, Ini Nama-namanya
22 Orang Tewas Akibat...
22 Orang Tewas Akibat Kebakaran, DPRD Minta Pemprov DKI Tindak Tegas Gedung Tanpa SLF
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved