Farhat jadi tersangka, Ahok merasa kasihan
Sabtu, 25 Mei 2013 - 15:42 WIB
Farhat jadi tersangka, Ahok merasa kasihan
A
A
A
Sindonews.com - Ditetapkannya pengacara Farhat Abbas sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah (Kapolda) DKI dalam perkara yang menyinggung persoalan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) yang diarahkan kepada Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja (Ahok) membuat wakil dari Gubernur Joko Widodo itu merasa kasihan terhadapnya.
"Enggak tahu aku. Tapi, kasihan lah ya?," singkat Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta, Sabtu (25/5/2013)
Sambil bercanda, mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, kenapa justru menjadikan Farhat Abbas tersangka baru sekarang ini. Pasalnya, kasus tersebut sudah cukup lama dan dirinya pun sebenarnya sudah memaafkan Farhat secara pribadi.
"Masak lama amat sih tersangkanya? Kan, udah lama masalahnya. Kan, aku enggak nuntut, kita enggak nuntut. Saya sudah enggak ada masalah," ujarnya.
Namun demikian, terkait status Farhat Abbas yang ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian, dirinya sepenuhnya menyerahkan kepada pihak yang berwajib menjalankan proses hukumnya.
"Itu aku enggak tahu. Itu urusan polisi-lah," jelas Ahok.
Seperti diketahui, melalui akun twitter pribadi yang terverifikasi dengan nama @farhatabbaslaw, pengacara terkenal itu menyampaikan keberatan atas pernyataan Basuki Tjahaja Purnama terkait penggunaan pelat nomor polisi khusus bagi pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.
"Ahok sana-sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun platnya tetap C***!" sebut Farhat melalui akun Twitter, Rabu (9/1/2013) pukul 08.03 WIB.
Kicauan di twitter tersebut akhirnya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan dilaporkan ke Polda Metro Jaya yang berujung ditetapkannya Farhat Abbas sebagai tersangka.
"Enggak tahu aku. Tapi, kasihan lah ya?," singkat Ahok, di Balaikota DKI, Jakarta, Sabtu (25/5/2013)
Sambil bercanda, mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, kenapa justru menjadikan Farhat Abbas tersangka baru sekarang ini. Pasalnya, kasus tersebut sudah cukup lama dan dirinya pun sebenarnya sudah memaafkan Farhat secara pribadi.
"Masak lama amat sih tersangkanya? Kan, udah lama masalahnya. Kan, aku enggak nuntut, kita enggak nuntut. Saya sudah enggak ada masalah," ujarnya.
Namun demikian, terkait status Farhat Abbas yang ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian, dirinya sepenuhnya menyerahkan kepada pihak yang berwajib menjalankan proses hukumnya.
"Itu aku enggak tahu. Itu urusan polisi-lah," jelas Ahok.
Seperti diketahui, melalui akun twitter pribadi yang terverifikasi dengan nama @farhatabbaslaw, pengacara terkenal itu menyampaikan keberatan atas pernyataan Basuki Tjahaja Purnama terkait penggunaan pelat nomor polisi khusus bagi pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur DKI.
"Ahok sana-sini protes plat pribadi B 2 DKI dijual polisi ke orang umum katanya! Dasar Ahok plat aja diributin! Apapun platnya tetap C***!" sebut Farhat melalui akun Twitter, Rabu (9/1/2013) pukul 08.03 WIB.
Kicauan di twitter tersebut akhirnya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Anton Medan dilaporkan ke Polda Metro Jaya yang berujung ditetapkannya Farhat Abbas sebagai tersangka.
(kri)