Pakar: Pencopotan Kapolda Malut kemenangan koruptor

Selasa, 26 Maret 2013 - 15:08 WIB
Pakar: Pencopotan Kapolda...
Pakar: Pencopotan Kapolda Malut kemenangan koruptor
A A A
Sindonews.com - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis menilai, pencopotan Kapolda Maluku Utara (Malut) dari jabatannya oleh Mabes Polri sebagai bentuk kemenangan kelompok pro koruptor atau sebagai bentuk irosionalitas Mabes Polri.

Menurutnya, pencopotan Kapolda ini menunjukan Mabes Polri tidak konsisten dalam pemberantasan korupsi. Keluhan demi keluhan di sampaikan Mabes Polri bahwa biaya penyelidikan mereka kecil dibandingkan KPK itu tidak bisa di percaya saat dalam pesan singkatnnya melalui sort masage service (SMS) Selasa (26/03/2013) .

Margarito menambahkan, saat ini biaya penyelidikan Tipikor Mabes Polri sudah dinaikan 10 kali lipat dari sebelumnnya. Sayangnya, Kapolda Malut Brigjen Pol Affan Richwanto yang sedang bertempur melawan korupsi malah dicopot.

"Saya berpendapat, Kapolri Jendral Timur Pradopo dan Wakapolri Komjen Nana sutarna memang tidak cukup kredibel dalam memahami urgensi pemberantasan korupsi di Maluku Utara," katanya, Selasa (26/3/2013)

Mabes Polri, lanjutnya, seharusnya memberi dukungan penuh kepada Kapolda untuk semakin garang memberantas korupsi bukan memutasikannya.

Ia mendesak, kasus korupsi di Malut dibongkar tuntas. Bahkan Margarito akan mendorong agar KPK masuk dalam kasus ini. Karena Kapolri dan wakapolri sebagai pemimpin kepolisian dianggap tidak berani memberantas korupsi.

Sebelumnya, Kapolda Malut Brigjend Pol Affan Richwanto dicopot dari jabatannya. Padahal, Kapolda Malut tengah menangani kasus korupsi yang diduga melibatkan Bupati Kepulauan Sula, Ahmad Hidayat Mus.

Kasus ini diduga merugiakan negara ratusan miliar. Untuk dana pembangunan Masjid Raya diduga merugikan negara sebesar Rp25 miliar, Jembatan Waikolbota senilai Rp4,5 miliar, kantor Bupati baru dan jalan Gala tikong yang nilainya lebih Rp300 miliar.
(ysw)
Berita Terkait
Pajak Mobil Baru 0%,...
Pajak Mobil Baru 0%, Menkeu: Kita Selalu Terbuka
Menkeu Sebut Penerimaan...
Menkeu Sebut Penerimaan Pajak Baru 85% per 23 Desember
Harapan Single Salary...
Harapan Single Salary ASN di Tangan Menkeu Baru Purbaya
Beredar 7 Sosok Pengganti...
Beredar 7 Sosok Pengganti Menkeu Sri Mulyani, Pengamat Ungkap Kriteria Ideal
Menkeu Pastikan Anggaran...
Menkeu Pastikan Anggaran Ibu Kota Baru Masuk RAPBN 2021
Kabinet Baru Malaysia...
Kabinet Baru Malaysia Diumumkan, Anwar Rangkap Jabatan Jadi Menkeu
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
4 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved