Hasil nihil, bupati sarankan kunker dikurangi

Kamis, 21 Maret 2013 - 17:19 WIB
Hasil nihil, bupati...
Hasil nihil, bupati sarankan kunker dikurangi
A A A
Sindonews.com – Bupati Lahat Saifudin Aswari Rivai menilai, hasil kegiatan Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilakukan sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) belum maksimal diterapkan di Kabupaten Lahat.

Menurutnya, setiap kunker wajib memberikan efek bagi percepatan pembangunan kabupaten Lahat.

“Jika tidak ada manfaat berarti sia sia saja. Kalau tetap seperti itu, masing masing SKPD harus mengurangi agenda kunker apabila hasilnya tak berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Aswari di pendopoan Rumdin, Kamis (21/3/2013).

Aswari sendiri mengakui jika jika dirinya tak membutuhkan banyak kunker keluar kabupaten Lahat selama kepemimpinannya. Dirinya lebih memilih terjun langsung ke masyarakat yang berada di pedesaan daripada kunker keluar kota.

“Saya saja kalau mau dituruti semua, dalam sebulan terkadang ada 10 undangan ke Jakarta. Tapi kalian lihat sendiri saya tetap berada disini, memilih bersama masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di bumi Seganti Setungguan ini mempersilahkan kepada seluruh SKPD melakukan kunker apabila mereka dapat membawa dana dari pusat untuk membiayai pembangunan kabupaten Lahat.

“Silahkan lakukan perjalanan dinas apabila dapat menarik anggaran dari pusat dan investor untuk membiayai pambangunan disini,” ujar Aswari.

Saat ini lanjut Aswari, Pemkab Lahat sangat mengharapkan adanya dukungan dan kerjasama dari pihak ketiga untuk melanjutkan pembangunan. Karena kata dia, sangat tidak mungkin apabila pihaknya hanya bergantung pada APBD.

“Peran investor dan pihak ketiga dalam bekerja sama begitu diharapkan karena itu SKPD harus dapat berperan aktif guna merealisasikan hal tersebut,” imbuhnya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Lebih dari 3 Dekade,...
Lebih dari 3 Dekade, Lintasarta Andal Beri Solusi ICT bagi Pemerintah Daerah
Berita Terkini
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
12 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
23 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
32 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Keberhasilan Memanfaatkan...
Keberhasilan Memanfaatkan Bonus Demografi Bergantung pada Kualitas Generasi Muda
3 jam yang lalu
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved